Konflik Rusia Vs Ukraina
Inggris Khawatir Putin akan Deklarasikan Perang Dunia pada 9 Mei Mendatang, Ini Sebabnya
Pemerintah Inggris menyebut ada kemungkinan Presiden Rusia Vladimir Putin akan mendeklarasikan perang dunia pada Mei 2022 mendatang.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
"Bagaimanapun, ini secara langsung menyebabkan kematian dan pertumpahan darah di wilayah Ukraina."
Kata-katanya muncul setelah Menteri Angkatan Bersenjata Inggris James Heappey mengatakan bahwa Inggris mendukung serangan udara Ukraina pada infrastruktur Rusia.
Dia menambahkan bahwa akan senjata Inggris akan sepenuhnya sah digunakan dalam serangan semacam itu.
Namun pernyataannya ditanggapi negatif oleh Kremlin, dengan kementerian pertahanan menuduhnya melakukan provokasi.
Moskow juga memperingatkan bahwa pihaknya akan bersiap untuk menyerang balik pusat pengambilan keputusan di Kyiv sebagai pembalasan, bahkan jika diplomat Barat hadir.
Hal ini disampaikan setelah Kepala Departemen Pertahanan AS, Lloyd Austin kemarin mengatakan bahwa retorika ancaman perang nuklir Moskow sangat berbahaya dan tidak membantu.
Selama kunjungan ke Jerman, dia membalas ucapan diplomat Rusia Sergei Lavrov yang mengatakan bahwa para pemimpin Barat mempertaruhkan perang dunia ketiga dengan memasok senjata berat ke Ukraina.
"Retorika semacam itu sangat berbahaya dan tidak membantu," kata Austin.
"Tidak ada yang ingin melihat perang nuklir terjadi. Ini adalah perang di mana semua pihak kalah."
"Retorika berbahaya itu jelas tidak membantu dan sesuatu yang tidak akan kita lakukan."
Baca juga: Putin Diprediksi akan Nekat Serang Pangkalan NATO untuk hentikan Pasokan Senjata ke Ukraina
Baca juga: Media Pemerintah Rusia Klaim Perang Dunia III Sudah Terjadi, Sebut Rusia Kini Perangi NATO
3 Skenario yang Buat NATO Turun Tangan
Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) diprediksi akan langsung terlibat dalam perang Rusia dan Ukraina jika terjadi skenario darurat.
NATO yang selama ini memilih bertindak relatif pasif, menahan diri untuk tak berkonfrontasi langsung dengan Rusia.
Namun, banyak pihak menyangsikan NATO akan sanggup bersikap netral sementara ekskalasi pertempuran terus meningkat.
Berikut ini tiga skenario yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2-pbb-antonio-guterres-di-moskow-rusia-pada-selasa-2642022.jpg)