Konflik Rusia Vs Ukraina
Moldova Adakan Rapat Darurat setelah Alami Rentetan Pengeboman, Bersiap Hadapi Invasi Rusia?
Presiden Moldova Maia Sandu telah mengadakan pertemuan mendesak Dewan Keamanan Tertinggi pada Selasa (26/4/2022).
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tidak ada korban luka yang dilaporkan dari insiden di gedung kementerian itu.
Dalam sebuah pernyataan di Facebook, Kementerian Dalam Negeri Transnistria mengatakan beberapa jendela bangunan pecah dan asap mengepul.
Informasi awal menunjukkan para penyerang telah menggunakan peluncur granat anti-tank genggam.
Saluran televisi Pervy Pridnestrovsky mengutip para saksi yang mengatakan bahwa mereka telah mendengar beberapa ledakan.
Saluran televisi TVS menunjukkan gambar peluncur granat yang ditinggalkan di tempat kejadian.
Namun hingga kini, tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas kedua insiden tersebut.
Baca juga: Rusia Sebut AS Justru Tak Ingin Konflik di Ukraina Berakhir, Ajak Negara-negara Barat Ikut Terlibat
Baca juga: Moldova Mulai Alami Serangan, Rusia Diduga Lebarkan Sayap Hendak Kuasai Tetangga Ukraina
Rusia Dikabarkan akan Invasi Moldova
Negara tetangga Ukraina, Moldova, resmi mendaftarkan diri sebagai anggota Uni Eropa (EU).
Setelah sebelumnya sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko terlihat menyiarkan rencana invasi ke negara tersebut.
Beredar kabar bahwa hal ini merupakan implementasi obsesi Putin untuk kembali mengibarkan bendera Uni Soviet.
Dilansir Aljazeera, Kamis (3/3/2022), pengajuan Moldova untuk menjadi anggota EU didaftarkan setelah sepekan invasi Rusia ke Ukraina.
Presiden Moldova, Maia Sandu, mengumumkan peresmian tersebut dan menjelaskan alasan di balik keputusannya.
"Kami ingin hidup dalam perdamaian kesejahteraan, dan menjadi bagian dari dunia yang merdeka," kata Maia Sandu.
"Saat sejumlah keputusan memerlukan waktu, yang lain harus dibuat secara cepat dan tepat, dan memanfaatkan kesempatan yang datang dengan perubahan dunia."
Bekas jajahan republik Uni Soviet yang berbatasan dengan Ukraina dan Rumania itu, rentan menjadi sasaran lantaran berbatasan langsung dengan wilayah yang diserang Rusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/tank-rusia-di-dekat-bandara-donetsk-ukraina.jpg)