Breaking News:

Terkini Nasional

Fakta Viral Curhatan Pedagang Pasar Bogor ke Jokowi, Respons Polisi hingga Wali Kota Bima Arya

Viral video yang memperlihatkan seorang pedagang Pasar Bogor, Jawa Barat curhat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ini faktanya.

Capture YouTube TribunJakarta Official
Dua orang pedagang di Pasar Bogor, Jawa Barat, histeris menghampiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (21/4/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Viral video yang memperlihatkan seorang pedagang Pasar Bogor, Jawa Barat curhat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam video yang beredar, sambil menangis, pedagang itu menyampaikan kepada Jokowi bahwa pamannya ditahan polisi.

Menurut pengakuan pedagang, pamannya yang bernama Ujang Sarjana ditahan karena menolak memberi pungli yang ditarik oleh preman.

Baca juga: Datangi Jokowi saat Blusukan, Pedagang Pasar Ini Teriak Histeris Minta Tolong hingga Menangis

Pedagang itu menyampaikan curhatnya saat Jokowi mengunjungi pasar dalam rangka menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng pada Kamis (21/4/2022).

Kasus ini kemudian menyedot perhatian banyak pihak.

Presiden Jokowi, Kapolresta Bogor, petinggi Polri hingga kuasa hukum Ujang Sarjana buka suara.

Berdasar penjelasan yang diberikan, terdapat perbedaan kronologi peristiwa yang membuat Ujang Sarjana ditahan.

Berikut pernyataan Presiden Jokowi, Mabes Polri dan pihak-pihak lainnya sebagaimana dihimpun Tribunnews.com, Jumat (22/4/2022):

Jokowi Beri Perintah Kapolda Jabar

Terkait aduan yang disampaikan pedagang Pasar Bogor, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan bahwa Presiden langsung menindaklanjuti pengaduan tersebut.

"Presiden selalu berusaha merespons dengan cepat hal yang disampaikan masyarakat kepada dirinya," kata Bey, Jumat (22/4/2022), sebagaimana diberitakan Tribunnews.com.

Baca juga: Viral Pria Ngaku Polisi Adang Ambulans yang Bawa Bayi Kejang-kejang, Berakhir dengan Permintaan Maaf

Ia mengatakan Presiden langsung meminta Sekretaris Kabinet Pramono Anung untuk mencatat pengaduan tersebut.

Presiden pun telah memerintahkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana untuk mencari kejelasan kasus tersebut.

"Kemarin juga pihak Kepolisian sudah menjelaskan kepada media hal yang diadukan warga tersebut," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved