Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Mariupol Dikepung Rusia, Komandan di Ukraina Minta Bantuan: Waktu Kami Tinggal Beberapa Jam Lagi

Seorang komandan marinir Ukraina bernama Mayor Serhiy Volyna merilis pesan video pada Rabu (20/4/2022) pagi. Ini isi pesannya.

SERHIY VOLYNA via BBC Indonesia
Seorang komandan marinir Ukraina bernama Mayor Serhiy Volyna merilis pesan video pada Rabu (20/4/2022) pagi waktu setempat. 

Rusia telah mengultimatum tentara Ukraina di Mariupol untuk meletakkan senjata mereka pada Rabu (20/04/2022) pukul 11.00 GMT atau 17.00 WIB.

Peringatan itu diberikan setelah tetara Rusia mengepung sekitar 130.000 warga kota itu selama 50 hari.

Baca juga: Tak akan Kabur dari Mariupol, Kapten Resimen Azov Siap Perangi Rusia Pakai Bayonet

Akibatnya, warga kesulitan mendapatkan makanan, air bersih, dan obat-obatan, menurut wakil walikota.

Tapi mengapa Mariupol penting bagi Rusia sejak menginvasi Ukraina pada Februari lalu?

Daratan luas: Merebut Mariupol akan membuat Rusia bisa mengendalikan daratan luas di kawasan selatan dan timur Ukraina.

Mengendalikan ekonomi: Mariupol adalah pelabuhan penting bagi Ukraina. Sebelum perang, Pelabuhan itu memainkan peranan kunci dalam ekspor baja dan batubara.

Peluang propaganda: Mariupol adalah basis unit milisi Ukraina bernama Brigade Azov yang terdiri dari sejumlah orang berhaluan ekstrem kanan. Meski jumlah mereka hanya segelintir, menghancurkan mereka bakal menjadi alat propaganda yang efektif bagi Moskow.

Dorongan moril: Merebut Mariupol akan membuat Kremlin bisa menunjukkan kepada rakyat Rusia melalui media pemerintah bahwa tujuan aksi militer telah tercapai.

Rencana Mengevakuasi 6.000 orang

Seiring dengan terpojoknya militer Ukraina di Mariupol, yang diharapkan kini adalah kesepakatan untuk menciptakan koridor kemanusiaan demi mengevakuasi perempuan, anak-anak, dan kaum lansia.

Ukraina berharap bisa mengirim sebanyak 90 bus ke Mariupol pada Rabu (20/04) untuk mengevakuasi sebanyak 6.000 orang, kata Walikota Mariupol, Vadym Boichenko, kepada stasiun televisi nasional.

Menurutnya, sekitar 100.000 warga sipil tetap berada di Mariupol dan puluhan ribu lainnya tewas ketika tentara Rusia mengepung kota itu. (*)

Baca berita lainnya

Artikel ini telah tayang di BBC Indonesia dengan judul Perang Ukraina: Mariupol dikepung Rusia, komandan marinir Ukraina mohon bantuan - 'Waktu kami tinggal beberapa jam lagi, tolong kami'

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
Tags:
MariupolRusiaUkrainaVolodymyr ZelenskyMarinir
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved