Konflik Rusia Vs Ukraina
Kembali ke Kiev, Abramovich Disebut Upayakan Negosiasi Damai Antara Ukraina dan Rusia yang Terhenti
Miliarder Rusia Roman Abramovich dikabarkan telah melakukan perjalanan ke Kiev, Ibu Kota Ukraina.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Sejak pertemuan Istanbul, Rusia telah mengerahkan kembali pasukan dari Ukraina utara ke wilayah Donbas di timur.
Pasukan Putin diklaim mempersiapkan serangan darat besar-besaran untuk menduduki lebih banyak wilayah Ukraina.
Hingga kini, Ukraina masih belum mendapat tanggapan resmi dari Kremlin atas proposal yang dibuatnya ke Rusia pada pembicaraan Istanbul, sementara Moskow telah berulang kali menuduh Kyiv mengulur-ulur waktu.
Pembicaraan tingkat rendah berlanjut melalui tautan video, dengan sedikit kemajuan.
Baca juga: Kulit Wajah Mengelupas, Roman Abramovich Mantan Pemilik Chelsea dan 2 Pejabat Ukraina Keracunan
Baca juga: Imbas Penyerangan Rusia ke Ukraina, Abramovich Resmi Lepas Chelsea, Berikut Statement-nya
Keterlibatan Abramovich dalam Konflik
Dilaporkan bahwa taipan Roman Abramovich telah beberapa kali terbang bolak-balik antara Istanbul, Moskow dan Kyiv.
Ia dikabarkan menjadi kepercayaan untuk menyampaikan pesan dari Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Kemudian, pada Senin (28/3/2022), terungkap bahwa pemilik saham Chelsea FC dan dua negosiator Ukraina lainnya menjadi korban keracunan.
Insiden ini terjadi setelah ia ikut mengambil bagian dalam pembicaraan damai di Kyiv pada awal Maret.
Lantas, seberapa besar keterlibatan Abramovich dalam proses perdamaian tersebut?
Dilansir TribunWow.com dari Sky News, Selasa (29/3/2022), seorang juru bicara Abramovich memberi keterangan.
"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Roman Abramovich dihubungi oleh pihak Ukraina untuk (meminta) dukungan dalam mencapai resolusi damai, dan bahwa ia telah berusaha untuk membantu sejak itu," kata sumber tersebut.
Keterlibatannya mengikuti permintaan dari produser film Ukraina Alexander Rodnyansky yang telah meminta bantuan dari pengusaha asal Rusia tersebut.
"Meskipun pengaruh Roman Abramovich terbatas, dia adalah satu-satunya yang merespons dan mencobanya sendiri," kata Rodnyansky.
Berikut catatan keterlibatan Abramovich dalam konflik Rusia-Ukraina menurut kurun waktunya.