Terkini Daerah
Jatuh Cinta ke Anak Tiri hingga Nekat Bunuh Pacar Putrinya, Pria di Malang Emosi Lihat Chat Korban
Sempat berdalih membela anak tirinya, polisi menyatakan kasus pembunuhan dokter di Malang didasari oleh motif asmara tersangka terhadap anak tirinya.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Beragam alasan disampaikan oleh Ziath Ibrahim Bal Biyd alias ZI (37) setelah membunuh Bagus Prasetya Lazuardi (25) yang merupakan mahasiswa kedokteran UB (Universitas Brawijaya) Malang.
Korban ditemukan dikubur di sebuah lahan di Dusun Krajan, Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur.
Tersangka awalnya berdalih membunuh korban gara-gara korban melecehkan anak tiri tersangka yakni TS yang juga berstatus sebagai pacar korban.

Baca juga: Pembunuh Dokter di Malang Pernah Curhat hingga Ditegur Temannya Gegara Cinta Anak Tiri Sendiri
Baca juga: Fakta-fakta Kematian Dokter Muda Malang, Dibunuh Ayah Tiri Pacar hingga Pelaku Datang Melayat
Dikutip TribunWow.com dari SURYA.co.id, tersangka mengutarakan hal tersebut saat ia digiring keluar dari Gedung Humas Mapolda Jatim pada Senin (18/4/2022).
Menurut pengakuan tersangka, korban pernah melakukan pelecehan seksual kepada TS lewat aplikasi pengiriman pesan.
Tersangka mengaku hanya ingin menegur tapi caranya terlalu ekstrem.
"Saya berlebihan. Karena ada chat pelecehan seksual," ujar tersangka yang telah memakai baju tahanan.
Pembelaan tersangka ini kemudian dibantah oleh pihak kepolisian.
Tersangka yang memiliki rasa cinta kepada TS ternyata jengkel membaca chat mesra antara korban dan TS.
"Kalau melakukan pelecehan sih enggak. Ya karena dia dongkol membaca chat sesaat sebelum membunuh. 'Endi gon HP-mu nontok, ternyata kamu sama anakku pernah lakukan ini'. Ya kayak orang pacaran," ujar Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono.
Tersangka juga beralasan gara-gara hubungan asmara korban dengan TS, hubungan dirinya dengan anak tirinya itu jadi terganggu.
ZI alias tersangka begitu mencintai anak tirinya itu bahkan sempat terpikir ingin menikahi TS.
Fakta ini terungkap seusai seorang saksi yang juga teman ZI berbicara ke polisi.
Teman tersangka ini mengaku pernah dicurhati oleh ZI.
ZI sudah bertahun-tahun memendam rasa ke TS namun baru berani menceritakannya ke temannya belum lama ini.
"Iya (suka anak tirinya). Dia menyampaikan kepada salah seorang saksi, sekitar 3-4 bulan," ujar Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono, di Mapolda Jatim, Senin (18/4/2022).
Saat mengutarakan niatnya ke temannya rencana untuk menikahi TS, ZI sempat ditegur sehingga tidak jadi menikahi TS.
"Ada keinginan menikahi putrinya sendiri. Tapi sama saksi dilarang."
Di sisi lain, TS ternyata tidak tahu jika dirinya dicintai oleh ayah tirinya sendiri.
TS pun tidak memiliki rasa cinta terhadap ayah tirinya itu.
"(Perilaku senonoh tersangka ke TS) Enggak ada. (Sebatas suka dan nge-fans) iya. (Anak tiri mencintai juga) enggak," ungkap AKBP Lintar.
Dibunuh setelah Pergi dengan Pacar
Dilansir Surya.co.id, Rabu (13/4/2022), Bagus dikabarkan menghilang setelah pergi dengan TS.
Ia membawa mobil keluarga dan berpamitan untuk menghabiskan waktu dengan sang kekasih pada Kamis (7/4/2022).
Bagus dilaporkan menghilang dan lima hari kemudian ditemukan oleh Narti (40), di Jalan Raya Surabaya-Malang, Selasa (12/4/2022) siang.
Pemuda itu menderita luka-luka dan terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Jasadnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (13/4/2022) dini hari.
Setelah melakukan pelacakan, pihak kepolisian pun menduga bahwa Bagus dibunuh oleh ZI yang merupakan ayah tiri TS.
Hal ini terungkap dari mobil milik Bagus yang dititipkan ZI kepada rekannya HE sebelum berencana dijual.
Dilansir Surya.co.id, Senin (18/4/2022), ZI yang berupakan warga Jalan Halmahera II, Sukoharjo, Klojen, Kota Malang menghabisi korban pada Kamis (7/4/2022) malam.
Dari rekontruksi yang dilakukan bersama polisi, ZI membekap kepala korban dengan kantong kresek dan mencekiknya.
Ia juga menindih dada korban dan membuatnya tak bisa bergerak hingga kehabisan napas.
ZI kemudian membuang jasad korban di sebuah lahan kosong Dusun Krajan, Purwodadi, Pasuruan.
Ia pun ditangkap anggota Polda Jawa Timur pada Jumat (15/4/2022).
Baca juga: Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita di Area Persawahan Jatimulya Tegal Terungkap, Ini Sosoknya
Baca juga: Motif Pembunuhan Wanita Hamil di Tegal, Pelaku Pacar Korban Sendiri, Kesal Dimintai Tanggung Jawab
Sempat Datang ke Rumah Duka
Dilansir Tribun-video.com, Minggu (17/4/2022), ZI rupanya sempat hadir ke rumah orangtua Bagus di Jalan Letjen Suprapto, Tulungagung.
Ia datang bersama istrinya yakni ibu TS, dan TS sendiri untuk menghadiri taksiyah.
Bahkan, ZI dan keluarga sempat berpose dengan keluarga Bagus.
Ia juga tersenyum memperlihatkan keakraban dan berfoto dengan menggandeng tangan ayah korban, dr. Tutit Lazuardi, SPOG. (TribunWow.com/Anung/Via)
Sebagian artikel ini disusun dari Surya.co.id dengan judul "KRONOLOGI LENGKAP Mahasiswa Kedokteran UB Dihabisi Pakai Plastik hingga Siasat Licik Ayah Tiri Pacar", TERSANGKA Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB Sebut Anak Tirinya Dilecehkan Korban, Polisi Berkata Lain, TERBARU Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB Mencintai Anak Tiri yang Jadi Pacar Korban, Ini Balasan TS dan Tribun-video.com "Senyum Licik Pelaku Pembunuhan Dokter Muda saat Takziah, Ternyata Pembunuh Kenal Dekat dengan Korban"