Konflik Rusia Vs Ukraina
Lewat Facebook, Wanita di Ukraina Minta Bantuan Kubur Gadis 16 Tahun Korban Rudapaksa Tentara Rusia
Seusai dipermainkan dan dirudapaksa, seorang gadis berusia 16 tahun di Ukraina dibunuh dan dibuang begitu saja di sebuah taman.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Nasib mengenaskan menimpa seorang gadis berusia 16 tahun di Ukraina.
Tinggal di Kota Bucha, gadis berinisial KY tersebut dirudapaksa lalu dibunuh oleh tentara Rusia.
Informasi ini disampaikan oleh rekan dari ibu korban yakni Olesya Vasylets.
Baca juga: Klaim Invasi Rusia di Ukraina Sesuai Rencana, Putin Tetap Lancarkan Serangan sampai Hal Ini Tercapai
Baca juga: Sambil Tertawa, Istri Tentara Rusia Bebaskan Suaminya untuk Rudapaksa Wanita Ukraina
Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, informasi ini disebarkan oleh Olesya lewat akun Facebook miliknya.
Menurut keterangan Olesya, KY dirudapaksa kemudian dibunuh dengan cara ditembak di bagian belakang kepala lalu dibuang ke sebuah taman.
"Tolong bantu saya menguburnya, saya mengenal anak ini selama bertahun-tahun, mengajarinya bahasa Inggris, dia adalah gadis yang ceria dan bertalenta," ujar Olesya.
KY sendiri telah menghilang pada awal bulan Maret.
Kemudian pada 10 Maret 2022, ibu KY menggunakan media sosial (medsos) untuk meminta bantuan warganet mencari KY.
"Saya sangat berharap untuk bantuan, terima kasih," ungkap ibu KY saat itu.
Tentara Rusia Selamatkan Korban Rudapaksa
Tinggal di sebuah desa terpencil di dekat Kyiv/Kiev, seorang wanita berinisial A (50) tak pernah menyangka bakal mengalami pengalaman yang begitu mengerikan akibat konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia.
Pada tanggal 7 Maret 2022 kemarin, rumah yang ditinggali A dan suaminya dimasuki paksa oleh tentara dari negara lain.
Menurut pengamatan A, tentara itu merupakan prajurit Chechen yang merupakan aliansi pasukan militer Rusia.
Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, A lalu dibawa paksa oleh tentara Chechen itu ke sebuah rumah yang tak jauh dari rumah A.
"Buka pakaian mu atau ku tembak kau," ucap A menirukan ancaman tentara Chechen tersebut.