Konflik Rusia Vs Ukraina
Warga Ukraina Akui Tentara Rusia Awalnya Bersikap Ramah tapi Kemudian Berubah
Seorang warga Ukraina tepatnya di Desa Yahidne mengakui para tentara Rusia sempat bersikap ramah kepada warga setempat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Selama konflik berlangsung, media-media barat dan pemerintah Ukraina selalu memberitakan tentara Rusia sebagai penjahat dan terus-terusan melakukan kejahatan perang saat melakukan invasi.
Namun sejumlah warga di Desa Yahidne, Chernihiv mengakui para tentara Rusia yang datang menginvasi sempat bersikap ramah dan baik.
Tetapi keramahan para tentara Rusia itu tidak berlangsung lama.
Baca juga: Kehilangan Kaki dan Matanya, Jurnalis Ini Jadi Korban Pengeboman Tentara Rusia di Ukraina
Baca juga: Jurnalis Media Barat Heran Tak Lihat Mayat saat di Ukraina, Warga Justru Cerita Tentara Rusia Ramah
Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, ketika tentara Rusia awal tiba di Yahidne, mereka sempat memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari kepada warga desa.
Tetapi tak lama kemudian, tentara Rusia yang lain mulai menjarah harta dan barang berharga milik warga desa.
"Mereka mulai menjatah, mengambil semua yang mereka bisa ambil," ujar Petro Hlystun (71).
Petro bercerita, para tentara Rusia mengambil mulai dari senter hingga komputer tablet.
Warga lain bernama Olha Meniaylo mengaku sempat dipaksa oleh tentara Rusia untuk tinggal di sebuah basemen bersama 60 anak-anak, hanya dengan sedikit makanan dan minuman serta tidak ada listrik dan toilet.
Olha bercerita, saat di basemen, para warga harus bergantian menggunakan ember sebagai toilet dan bergantian tidur karena luas ruangan yang terbatas.
"Hampir tidak mungkin untuk bernapas," ujar Olha.
Hampir selama satu bulan Desa Yahidne di Chernihiv berada di bawah kuasa pasukan militer Rusia.
Saat tentara Rusia datang ke Yahidne, mereka membawa para warga sipil dari rumah mereka lalu dipindahkan ke basemen di sebuah sekolah yang ada di sana selama empat minggu.
Sekira 130 orang dipaksa untuk tinggal di basemen seluas 65 meter persegi.
Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, dua dari warga yang tinggal di sana adalah seorang kakek bernama Mykola Klymchuk (60) dan seorang gadis bernama Anastasiia (15).
Basemen tempat para warga Yahdine ditawan tampak kotor, bau dan berantakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/1212youtube-cgtn.jpg)