Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Curiga Mayat Tentaranya Dimanfaatkan Intelijen Ukraina untuk Taktik Provokasi

Pemerintah Rusia menuding badan intelijen Ukraina memanfaatkan mayat tentara Rusia untuk taktik provokasi.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AFP
Seorang pria menunjukkan sebuah kuburan massal di Bucha, 3 April 2022. Terbaru kasus yang sama diprediksi Rusia akan kembali terjadi di Irpin. 

TRIBUNWOW.COM - Kementerian Pertahanan Rusia menuding pemerintah Ukraina akan memanfaatkan mayat tentara Rusia untuk memanipulasi media, khususnya media barat.

Menurut klaim pemerintah Rusia, Rusia akan kembali disalahkan seperti kasus pembantaian warga sipil di Kota Bucha.

Rusia menyebut pemerintah Ukraina tengah merancang skenario kasus pembantaian warga sipil di Kota Irpin.

Pasukan militer Ukraina merilis video temuan markas Rusia di Kota Bucha. Di dalam markas tersebut ditemukan 5 jasad warga sipil yang diduga tewas dieksekusi.
Pasukan militer Ukraina merilis video temuan markas Rusia di Kota Bucha. Di dalam markas tersebut ditemukan 5 jasad warga sipil yang diduga tewas dieksekusi. (TheSun.co.uk)

Baca juga: Akui Merasa Merinding, Petinggi Militer Ukraina Ceritakan Kasus Tentara Rusia Rudapaksa Nenek-nenek

Baca juga: Dipaksa Tentara Rusia Masuk Basemen Berisi 130 Orang, Pria di Ukraina Tidur Berdiri Selama 25 Malam

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, informasi ini disampaikan oleh juru bicara Kemenhan Rusia, Mayjen Igor Konashenkov.

Konashenkov menjelaskan, taktik ini dipersiapkan oleh badan intelijen Ukraina yang mengumpulkan jasad tentara Rusia yang tewas akibat serangan artileri Ukraina.

Jasad para tentara Rusia yang dikumpulkan di ruang mayat tersebut nantinya akan dipindahkan ke sebuah basemen sebuah bangunan di Irpin.

Nantinya jasad para tentara Rusia itu akan dinarasikan sebagai warga sipil Ukraina korban pembantaian tentara Rusia.

Rusia sendiri saat ini tengah dikecam dan diprotes oleh banyak pihak gara-gara insiden pembantaian warga sipil di Bucha.

Pemerintah Ukraina belum lama ini merilis foto dan video berisi mayat-mayat manusia ditemukan di jalan hingga halaman rumah di Kota Bucha bersama dengan narasi para jasad itu adalah korban pembantaian tentara Rusia.

Menanggapi insiden ini, pemerintah Rusia telah tegas membantah pihaknya tak pernah melakukan pembunuhan warga sipil di Bucha.

Dikutip TribunWow.com dari Sky News, Rusia menduga ada tujuan tersembunyi dari dirilisnya foto dan video mayat-mayat manusia di Bucha.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menjelaskan, foto dan video yang beredar adalah palsu.

Rusia mencurigai foto dan video tersebut disebar untuk menganggu proses negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina.

Kemudian foto dan video itu juga dicurigai akan dijadikan alasan atau justifikasi untuk memberikan sanksi terhadap Rusia.

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, pemerintah Rusia sempa menyoroti sejumlah kejanggalan dalam insiden ini.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyBucha
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved