Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia Langgar Janji Tarik Pasukan Militer? Pemerintah Ukraina Beri Kesaksian
Pemerintah Ukraina menyebut aksi yang dilakukan oleh pemerintah Rusia tidak sesuai dengan yang dijanjikan tepatnya soal penarikan pasukan militer.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pada Selasa (29/3/2022) pasukan militer Rusia menyatakan akan mengurangi aktivitas militer di Ukraina.
Kala itu Rusia mengatakan akan menarik pasukan militer di beberapa kota di Ukraina seperti Kiev/Kyiv dan Chernihiv agar tumbuh kepercayaan antara Rusia dan Ukraina.
Namun menurut pemerintah Ukraina, apa yang dijanjikan oleh Rusia hanyalah omong kosong.
Baca juga: Pakai Ancaman Penjara hingga Bungkam Media Independen, Ini Cara Rusia Beritakan Konflik di Ukraina
Baca juga: Tentara Rusia Cekikikan saat Bahas 3 Kru Tank Rudapaksa Gadis 16 Tahun di Ukraina
Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, pasukan Rusia disebut masih terus menyerang Chernihiv hingga Rabu (30/3/2022).
Informasi ini disampaikan oleh Gubernur daerah Chernihiv kepada bbc.com.
Pemerintah Ukraina juga mengatakan tidak ada pasukan militer Rusia yang mundur dari Ukrina.
Oleksandr Motuzyanyk selaku jubir pasukan militer Ukraina mengiyakan ada pergerakan kecil pasukan Rusia mundur dari Ukraina namun tidak semuanya mundur.
Sementara itu para pemimpin Barat diperingatkan agar tidak lengah meski Rusia telah mengumumkan akan mengurangi aktivitas militer di sekitar ibukota Ukraina.
Pasalnya, pihak Barat masih sangsi dengan rencana Presiden Rusia Vladimir Putin yang kini tampaknya melunak.
Banyak spekulasi menilai hal tersebut hanya akal-akalan semata atau merupakan cara pengalih perhatian.
Dilansir TribunWow.com dari Sky News, Rabu (30/3/2022), Wakil Menteri Pertahanan Kremlin Alexander Fomin mengatakan adanya perubahan di medan perang.
Ia menjelaskan penarikan pasukan dari sekitar Kiev tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kepercayaan pada upaya perundingan damai.
Atasannya Sergey Shoigu sementara itu mengatakan pasukan Rusia sekarang akan berkonsentrasi pada pembebasan wilayah Donbass timur daripada menyerang kota-kota besar Ukraina.
Keputusan ini merupakan perubahan taktis besar dalam menghadapi perlawanan sengit tentara Ukraina.
Namun pengumuman itu disambut dengan skeptisisme dari Eropa dan AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2ntara-rusia-dan-ukraina-di-istanbul-turki-selasa-2932022.jpg)