Konflik Rusia Vs Ukraina
Ukraina Lacak Keluarga Tentara Rusia yang Tewas Lewat Medsos, Ini Tujuannya
Pemerintah Ukraina mulai melacak keluarga para tentara Rusia yang tewas melawan pasukan Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sampai saat ini pemerintah Rusia masih tertutup soal berapa jumlah pasukan militernya yang gugur dalam operasi militer spesial di Ukraina.
NATO, negara-negara barat hingga Ukraina menyebut jumlah tentara Rusia yang tewas dalam konflik mencapai angka hingga 40 ribu namun angka ini dibantah oleh pemerintah Rusia yang terakhir mengumumkan jumlah korban saat ini hanya mencapai ratusan.
Pemerintah Ukraina kini diketahui tengah berupaya untuk melacak keluarga tentara Rusia yang gugur di medan perang.

Baca juga: Menteri Pertahanan Rusia Menghilang, Kejanggalan Sikap Master Perang Putin Jadi Sorotan
Baca juga: Tentara Rusia Ngaku Dibuntuti Pasukan Eksekutor, akan Ditembak Mati jika Kabur dari Ukraina
Dikutip TribunWow.com dari Sky News, informasi ini dibenarkan oleh Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov.
Fedorov menyampaikan, pemerintah Ukraina menggunakan peranti lunak khusus untuk mengidentifikasi wajah para tentara Rusia yang tewas.
Nantinya setelah diidentifikasi, dapat diketahui akun sosial media milik tentara Rusia yang bersangkutan.
Setelah berhasil melacak akun medsos tentara tersebut, baru lah pemerintah Ukraina akan mencari keluarga sang korban.
Menurut keterangan Fedorov, pemerintah Ukraina hanya ingin menyampaikan kabar gugurnya tentara Rusia tersebut kepada keluarga mereka.
Pemerintah Ukraina juga akan mempersilakan keluarga untuk menjemput jenazah sang tentara.
"Sebagai rasa hormat kepada para ibu dari tentara-tentara tersebut, kami menyebarkan informasi ini di sosial media setidaknya membiarkan para keluarga tahu bahwa mereka telah kehilangan anak-anak mereka dan kemudian mereka dapat datang untuk menjemput jenazah mereka," ungkap Fedorov.
Namun Fedorov enggan buka suara soal jumlah jasad tentara Rusia yang telah berhasil diidentifikasi.
Ia hanya menyatakan sudah banyak keluarga yang mengklaim para korban.
Sejak Rabu (2/3/2022), Presiden Rusia Vladimir Putin masih kukuh dengan jumlah 498 kematian.
Namun baru-baru ini, sebuah surat kabar Rusia membeberkan fakta mencengangkan.
Dilansir TribunWow.com dari Forbes, Senin (21/3/2022), jumlah tentara Rusia yang meninggal di medan perang masih simpang siur.