Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Sejumlah Jurnalis Hilang di Medan Perang Ukraina, Rusia Dituding Sengaja Bungkam Kebebasan Pers

Sejumlah jurnalis yang meliput perang Rusia dan Ukraina dikabarkan tewas atau menghilang.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Facebook/Dailmyail.co.uk
Jurnalis asal Amerika Serikat (AS) Brent Renaud (50) tewas ditembak mati di Kota Irpin, Ukraina, pada Minggu (13/3/202) kemarin. Terbaru, sejumlah jurnalis di Ukraina dikabarkan hilang dan menjadi tawanan Rusia. 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah jurnalis yang meliput perang Rusia dan Ukraina dikabarkan tewas atau menghilang.

Baru-baru ini, jurnalis dan fotografer kenamaan Maks Levin (41), tak diketahui keberadaannya dan diduga menjadi tawanan perang atau sudah terbunuh.

Sementara, organisasi jurnalis internasional menuding Rusia telah melakukan kejahatan perang lantaran menyasar para jurnalis yang bertugas.

Jurnalis dan fotografer Mask Levin (41), dilaporkan menghilang sejak meliput kondisi beberapa wilayah di dekat Kiev, ibukota Ukraina, Minggu (13/3/2022). Diduga, Levin ditawan oleh tentara Rusia ataupun menjadi korban penembakan.
Jurnalis dan fotografer Mask Levin (41), dilaporkan menghilang sejak meliput kondisi beberapa wilayah di dekat Kiev, ibukota Ukraina, Minggu (13/3/2022). Diduga, Levin ditawan oleh tentara Rusia ataupun menjadi korban penembakan. (Twitter/ Zaborona Media)

Baca juga: Momen Jurnalis BBC Membisu Lihat Rumahnya di Ukrania Disiarkan dalam Kondisi Hancur

Baca juga: Jurnalis Rusia Diinterogasi 14 Jam Tanpa Tidur Gegara Protes di Stasiun TV Milik Pemerintah

Dilansir TribunWow.com dari The Guardian, Selasa (22/3/2022), kekhawatiran berkembang atas bahaya yang dihadapi oleh jurnalis yang meliput invasi Rusia ke Ukraina.

Apalagi setelah terdengar kabar hilangnya Levin sejak Minggu (13/3/2022).

Terakhir, Levin melaporkan bahwa ia sedang berada di distrik Vishgorod, bagian utara Kiev.

Levin saat itu telah mengabadikan potret warga sipil yang bertempur maupun yang mengungsi.

Menurut rekan sesama fotografer, Markiian Lyseiko, telepon Levin tidak berfungsi sejak dia mengirim pesan terakhirnya pagi itu.

Lyseiko menulis di akun Facebook pribadinya bahwa Levin sempat dihentikan ketika melakukan perjalanan lintas wilayah.

Dia pun yakin Levin mungkin telah terluka atau ditangkap oleh pasukan Rusia selama pertempuran sengit hari itu.

"Teman baik kami, jurnalis foto perang berbakat Maks Levin, telah hilang. Dia bertugas lapangan di zona pertempuran di luar Kiev pada 13 Maret. Sejak itu, tidak ada yang bisa melakukan kontak dengannya. Jika anda mengikuti perang ini, anda pasti telah melihat banyak karyanya,” cuit Illia Ponomarenko, reporter pertahanan untuk Kyiv Independent.

Kelompok kebebasan pers mengatakan bahwa Levin bukanlah jurnalis Ukraina pertama yang menghilang.

Komite Perlindungan Wartawan mengatakan dua wartawan lainnya, Oleh Baturyn dan Viktoria Roshchina, sebelumnya hilang tetapi telah dibebaskan oleh penculik mereka, yang diduga anggota angkatan bersenjata Rusia.

"Terlalu banyak jurnalis hilang saat meliput invasi Rusia ke Ukraina, dan semua pihak dalam konflik harus memastikan bahwa pers dapat bekerja dengan aman dan tanpa rasa takut akan penculikan," kata Gulnoza Said, koordinator program CPJ Eropa dan Asia Tengah.

Dalam pesan Facebook yang diposting oleh saudara perempuannya, yang tidak mengidentifikasi penculiknya, Baturyn mengatakan dia kekurangan air, sabun, dan pakaian bersih selama berhari-hari.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Tags:
JurnalisRusiaUkrainaFotograferFacebook
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved