Aplikasi Trading Ilegal
Rizky Febian Tercatut Kasus Doni Salmanan, Ini Alasan Polisi Tidak Minta Kembalikan Rp 400 Juta
Penyanyi Rizky Febian tercatut kasus crazy rich asal Bandung, yakni Doni Salmanan.
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Penyanyi Rizky Febian tercatut kasus crazy rich asal Bandung, yakni Doni Salmanan.
Pasalnya Rizky Febian sempat menerima uang Rp 400 jura dari Doni Salmanan.
Seperti diketahui, Doni Salmanan terbukti melakukan penipuan trading ilegal menggunakan platform Quotex.
Polisi melakukan pemanggilan pada Rizky Febian demi menelusuri aliran dana Doni Salmanan.

Baca juga: Seminggu Ditahan Ditahan, Doni Salmanan Belum Dijenguk oleh Keluarga, Ini Kata Pengacaranya
Dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Rabu (16/3/2022), Rizky Febian mengakui hal tersebut.
Rizky Febian mengaku diberi 19 pertanyaan selama 3 jam pemeriksaan polisi.
Sambil melontarkan candaan, Rizky Febian tak merasakan lelah menjalani pemeriksaan polisi.
"Saya tidak lelah, saya malah lelah melihat kalian teriak-teriak dari tadi," uja Rizky Febian.
"Saya santai-santai saja padahal, saya cuma mengikuti laporan, panggilan," tambahnya.
Rizky Febian menjawab semua pertanyaan polisi dengan jujur.
Anak pertama komedian Sule itu berniat mencari kebenaran dari kasus yang menimpa Doni Salmanan.
Selain itu, Rizky Febian mengambil pelajaran dari kejadian yang dialaminya.
Baca juga: Setelah Jadi Tersangka, Doni Salmanan Memelas Minta Maaf: Agar Sanksi Saya Diringankan
"Kebetulan saya juga kooperatif banget, toh saya juga ingin mencari kebenaran juga," tutur Rizky Febian.
"Yang terpenting dari semua ini kan saya jadi lebih tahu," tambahnya.
"Lebih mempunyai pelajaran untuk hidup saya, dan terpenting di atas saya diberikan 19 pertanyaan," jelasnya.
Selanjutnya, Rizky Febian menyerahkan semuanya pada pihak kepolisian.
"Saya jujur apapun itu, dan saya menyerahkan semuanya pada yang di atas," ucap Rizky Febian.
Tak hanya itu saja, Rizky Febian juga tidak diminta untuk mengembalikan uang.
Mengingat, Rizky Febian tidak tahu soal sumber kekayaan dari Doni Salmanan.
Apalagi saat itu, Rizky Febian menyerahkan semua uang Doni Salmanan untuk donasi.
"Beritanya juga sudah ke mana-mana kalau itu saya lakukan untuk donasi, yayasan," kata Rizky Febian.
"Waktu itu juga saya tidak tahu menahu, makanya biar jadi pelajaran untuk saya ke depannya," tegasnya.
Lihat videonya dari awal
Baca juga: Akhirnya Muncul ke Publik dan Minta Keringanan Hukuman, Bahasa Tubuh Doni Salmanan Jadi Sorotan
Babak Baru Kasus Doni Salmanan
Kasus mantan crazy rich asal Bandung, yakni Doni Salmanan memasuki babak baru.
Polisi kali ini akan melakukan pemeriksaan pada lima artis yang terlibat dengan Doni Salmanan.
Dirtipidsiber Brigjen Pol Asep Edi membeberkan inisial artis yang akan diperiksa atas kasus dugaan penipuan trading ilegal menggunakan platform Quotex.
Dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Selasa (15/3/2022), Brigjen Pol Asep Edi mengungkapkannya.
"Pertama inisial MH, DM, MR, FR, DS, dan DS juga ada empat yang akan kita dalami," UJAR Brigjen Pol Asep Edi.
Tak hanya itu saja Brigjen Pol Asep Edi juga menyebut keuntungan yang diterima Doni Salmanan.
Ternyata Doni Salmanan mendapatkan keuntungan 80 persen dari trader yang mengalami kekalahan.
"Untuk keuntungan 80 persen itu apabila trader ini kalah, keuntungan akan masuk 80 persen kepada DS, sisanya pada penyelenggara," KATA Brigjen Pol Asep Edi.
"Apabila trader itu menang masuk keuntungan pada DS itu 20 persen," tambahnya.
Sedangkan uang tunai milik Doni Salmanan yang sudah disita polisi sebanyak Rp 3,3 miliar.
Nantinya pihak yang berwenang akan menelusuri aliran dana Doni Salmanan yang tentu akan berubah-ubah nilainya.
"Untuk saat ini cash yang sudah kita sita sebesar Rp 3,3 miliar, sisanya kita masih kordinasi terus dengan PPATK," ujar Brigjen Pol Asep Edi.
"Karena masih akan terjadi dinamika dan perubahan sesuai dengan hasil pendalaman atau tracing dari PPATK," tegasnya.
Sementara itu, apartemen milik Doni Salmanan masih akan ditelusuri oleh polisi dan tetap akan disita.
"Untuk apartemen masih kami dalami, penyidik siber masih mentracing ke mana aliran dana yang mengalir dari tersangka DS," ujar Brigjen Pol Asep Edi.
Doni Salmanan rupanya menjalankan bisnis haramnya mulai satu tahun yang lalu.
"Itu mulai dari tahun 2021 sampai saat ini kemarin, jadi sudah satu tahun," ucap Brigjen Pol Asep Edi.(TribunWow.com)