Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Presiden Ukraina Zelensky Sebut Permintaan Rusia Semakin Realistis, Sepakat Damai?

Presiden Ukraina Zelensky mengakui permintaan pemerintah Rusia semakin realistis dibanding permintaan sebelumnya.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
BBC.com
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyempatkan diri melakukan kunjungan ke sebuah rumah sakit militer. 

TRIBUNWOW.COM - Hampir tiga minggu berlalu sejak Rusia melakukan invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022 kemarin.

Selama invasi berlangsung, kedua belah pihak sudah berkali-kali melakukan pertemuan yang mana di antaranya melakukan negosiasi untuk mengakhiri konflik yang terjadi.

Perkembangan terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui permintaan pemerintah Rusia semakin realistis.

Presiden Rusia Vladimir Putin saat mengadakan pertemuan dengan pramugari maskapai Aeroflot, Sabtu (5/3/2022). Dalam kesempatan tersebut, Putin turut mengungkit soal konflk Ukraina Vs Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin saat mengadakan pertemuan dengan pramugari maskapai Aeroflot, Sabtu (5/3/2022). Dalam kesempatan tersebut, Putin turut mengungkit soal konflk Ukraina Vs Rusia. (YouTube RT)

Baca juga: Liput Medan Perang Rusia-Ukraina, Jurnalis Perlihatkan Mayat Dibiarkan di Jalan

Dikutip TribunWow.com dari Aljazeera.com, pernyataan ini disampaikan oleh Zelensky pada Rabu (16/3/2022).

Zelensky mengomentari soal bagaimana perkembangan negosiasi antara Rusia dan Ukraina yang berlangsung pada Rabu ini.

"Saya mendapat laporan bahwa posisi selama negosiasi sudah mulai terdengar lebih realistis," ujar Zelensky.

Sebelumnya, pada Selasa (15/3/2022) kembali dilakukan perbincangan antara Ukraina dan Rusia.

Negosiasi yang bertujuan membahas perdamaian ini dilakukan bersamaan dengan proses evakuasi warga sipil Ukraina lewat jalur kemanusiaan.

Terkait negosiasi ini, Rusia dan Ukraina memiliki pendapat yang berbeda.

Dikutip TribunWow.com dari Sky News, Rusia cenderung pesimis perdamaian bisa tercapai, sedangkan Ukraina justru optimis.

Sebuah pernyataan yang disampaikan oleh pemerintah Rusia menyebut Ukraina tidak serius mencari solusi yang disetujui kedua belah pihak.

"Dia (Putin) menekankan bahwa Kiev tidak menunjukkan komitmen serius untuk mencari solusi yang dapat diterima bersama," ujar sebuah statement dari pemerintah Rusia.

Di sisi lain, penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhailo Podolyak mengiyakan bahwa proses negosiasi berlangsung alot dan ada hal-hal dasar yang tidak terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak.

Namun Podolyak menyatakan dirinya meyakini akan tercapai perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

"Pasti ada ruang untuk kompromi," tulis Podolyak.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVolodymyr ZelenskyVladimir Putin
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved