Konflik Rusia Vs Ukraina
Zelensky Bantah Keras Klaim Rusia soal Penemuan Senjata Pemusnah Massal di Ukraina: Saya Ayah 2 Anak
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam tudingan Rusia bahwa AS menyimpan senjata biologis di negaranya.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam tudingan Rusia bahwa Amerika Serikat (AS) menyimpan senjata biologis di negaranya.
Ia menyinggung mengenai keamanan negara, terutama risiko terhadap kelangsungan hidup kedua anaknya.
Sementara, AS menyatakan hal tersebut adalah taktik strategis Rusia untuk melancarkan serangan senjata biologis ke Ukraina.

Baca juga: Rusia Dikhawatirkan akan Gunakan Senjata Biologis, Buntut Isu Penemuan Laboratorium AS di Ukraina
Baca juga: Istri dan 2 Anaknya Dibunuh Pasukan Rusia, Pria di Ukraina Unggah Ini di Medsos: Maafkan Aku
Dilansir TribunWow.com, Jumat (11/3/2022), Zelensky menyatakan bantahan tersebut melalui akun Telegram miliknya.
Ia mentah-mentah menolak klaim staf Presiden Rusia Vladimir Putin terkait penemuan 30 laboratorium rahasia di Ukraina.
Pihak Ukraina disebut merasa panik dan langsung menghancurkan bukti patogen berbahaya pada invasi hari pertama, Kamis (24/3/2022).
Disebutkan pula bahwa wabah penyakit sebelumnya telah melanda Ukraina sebagai akibat percobaan senjata biologis tersebut.
Dengan tegas, presiden 44 tahun itu menyatakan tak ada penelitian terkait senjata biologis, kimia, maupun pemusnah masal lain di negaranya.
Ia pun menyinggung soal kedua anaknya yang dinilai akan turut menerima risiko jika percobaan berbahaya tersebut dijalankan.
"Saya adalah presiden negara yang berkecukupan, bangsa yang berkecukupan. Dan ayah dari dua anak," tegas Zelensky dikutip dari kanal berita Axios.
"Dan tidak ada bahan kimia atau senjata pemusnah massal lainnya yang dikembangkan di tanah saya."
Sementara itu, para pejabat AS mengatakan klaim tersebut adalah taktik yang jelas untuk membenarkan serangan Rusia ke Ukraina.
AS juga telah memperingatkan bahwa berita palsu itu dapat menandakan penyebaran senjata kimia atau biologi Rusia di Ukraina.
"Seluruh dunia tahu itu. Anda tahu itu. Dan jika Rusia melakukan hal seperti itu terhadap kami, itu akan mendapat tanggapan sanksi yang paling berat," kata Zelensky.
Dikutip TribunWow.com dari news.sky.com, Kementerian Pertahanan Inggris melihat tudingan yang disampaikan oleh Rusia hanyalah mencari justifikasi untuk menginvasi Ukraina.