Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Ngaku Terancam Dibunuh, Rusia Tegaskan Tak Mau Gulingkan Pemerintahan Ukraina

Pemerintah Rusia menegaskan pihaknya tidak ingin menggulingkan pemerintahan Zelensky.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Twitter/@ZelenskyyUa
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklarifikasi rumor dirinya menyerah ke Rusia, Sabtu (26/2/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Dua pernyataan berbeda datang dari pihak Rusia dan Ukraina yang saat ini tengah berkonflik sejak 24 Februari 2022 lalu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sempat mengaku dirinya terancam dibunuh oleh pasukan militer Rusia yang diperintah oleh Presiden Vladimir Putin.

Namun di sisi lain, pemerintah Rusia menegaskan tujuannya melakukan operasi militer di Ukraina bukan untuk menggulingkan pemerintahan petahana.

Pengungsi dari Ukraina berbaris untuk masuk ke Polandia melalui penyeberangan perbatasan di Medyka, di Polandia timur pada 28 Februari 2022. - Secara keseluruhan, lebih dari setengah juta orang telah meninggalkan Ukraina sejak penguasa era Soviet Moskow melancarkan invasi skala penuh pada 24 Februari, dengan lebih dari setengahnya melarikan diri ke negara tetangga Uni Eropa dan anggota NATO Polandia, PBB mengatakan pada 28 Februari 2022.
 (Photo by Wojtek RADWANSKI / AFP)
Pengungsi dari Ukraina berbaris untuk masuk ke Polandia melalui penyeberangan perbatasan di Medyka, di Polandia timur pada 28 Februari 2022. - Secara keseluruhan, lebih dari setengah juta orang telah meninggalkan Ukraina sejak penguasa era Soviet Moskow melancarkan invasi skala penuh pada 24 Februari, dengan lebih dari setengahnya melarikan diri ke negara tetangga Uni Eropa dan anggota NATO Polandia, PBB mengatakan pada 28 Februari 2022. (Photo by Wojtek RADWANSKI / AFP) (AFP/WOJTEK RADWANSKI)

Baca juga: Diduga Bosan Tugasnya Hanya Upacara, Tentara di Inggris Pergi ke Ukraina Tanpa Izin

Baca juga: Loker Tentara Bayaran di Ukraina Dibayar Rp 28 Juta per Hari Plus Bonus, Ini Tugasnya

Dikutip TribunWow.com dari RT.com, pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Menteri Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

"Tujuan operasi militer tidak meliputi okupasi Ukraina, dan kehancuran negara Ukraina, atau menggulingkan pemerintahan yang ada saat ini. Ini tidak bertujuan untuk melawan warga sipil," kata Zakharova, Rabu (9/3/2022).

Zakharova menjelaskan, Rusia hanya ingin mempertahankan kemerdekaan Republik Donbass di Donetsk dan Luhansk.

Keduanya melepaskan diri dari Ukraina pada tahun 2014 silam.

Kemudian Zakharova menambahkan, tujuan lainnya adalah demiliterisasi dan denazifikasi di Ukraina.

Zakharova juga menuding justru NATO-lah yang membanjiri Ukraina dengan senjata yang kemudian menjadi ancaman bagi keamanan Rusia.

Sebelumnya, Zelensky terang-terangan membongkar lokasi rahasianya di Kiev.

Hal ini disinggung saat kembali mengumandangkan pidato berapi-api dari mengecam penyerangan oleh Rusia.

Meski telah melalui sejumlah upaya percobaan pembunuhan, Volodymyr Zelensky menyatakan dirinya tak takut dan tak akan bersembunyi.

Dilansir Sky News, Selasa (8/3/2022), Zelensky menyampaikan video singkat yang diambil dari kantornya di Bankova Street, Kiev.

Presiden 44 tahun itu mengatakan akan tetap tinggal di sana selama diperlukan bersama dengan staf kenegaraan lain.

Zelensky sebelumnya dilaporkan bersembunyi di suatu tempat di ibu kota Ukraina.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
RusiaUkrainaVolodymyr ZelenskyVladimir Putin
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved