Breaking News:

Terkini Daerah

Sujud Lama Sekali saat Salat Subuh, Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin Ternyata Meninggal Dunia

Seorang narapidana kasus korupsi ditemukan meninggal dunia di dalam sel di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
Lapas Sukamiskin. Seorang narapidana kasus korupsi ditemukan meninggal dunia di dalam sel di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang narapidana kasus korupsi ditemukan meninggal dunia di dalam sel di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Napi tersebut ialah Bambang Hendrianto, Mantan Kepala Terminal Kota Bekasi, Jawa Barat.

Penemuan jenazah Bambang Hendrianto ini bermula saat petugas lapas curiga melihat Bambang sujud dalam waktu yang lama saat salat Subuh pada Sabtu (5/3/2022).

Baca juga: Fakta Viral Foto Setya Novanto Bawa Handphone ke Lapas Sukamiskin, Ini Kata Ditjenpas Kemenkumham

Rupanya, almarhum Bambang sudah meninggal dalam keadaan sujud ketika sedang menunaikan ibadah salat subuh di dalam kamar selnya.

"Betul (Bambang Hendrianto meninggal dunia), jadi beliau tuh waktu subuh ya, waktu salat subuh pegawai itu kan kontrol, pas pegawai kontrol liat kok lama sekali beliau sujudnya," ujar Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin Elly Yuzar saat dikonfirmasi, Senin (7/3/2022).

Elly menjelaskan bahwa Bambang memang memiliki riwayat sakit.

Pihak lapas, diklaim Bambang, sudah memberi label merah di kamar sel Bambang.

Label merah tersebut sebagai penanda bahwa terpidana tersebut dalam kondisi sakit dan harus dikontrol.

"Karena kan warga binaan yang punya riwayat kesehatan, yang pernah sakit, yang sakit, kamarnya dikasih label merah kalau sakit dan harus dipantau."

"Jadi beliau termasuk orang yang dilabel merah," kata Elly.

"Nah waktu subuh itu ditemukan oleh pegawai itu, kok sujudnya lama, kan gitu, pegawai curiga, dalam keadaan tidak sadar, nah langsung dilarikan ke rumah sakit. Saya tahunya dapat laporan pas cek meninggal," imbuhnya.

Baca juga: Baru Beberapa Jam Masuk Sel, Tersangka Kasus Rudapaksa Anak Tewas Dihajar 12 Napi, Ini Kata Polisi

Pihak Lapas Sukamiskin kemudian langsung menghubungi pihak keluarganya setelah mendapat laporan bahwa Bambang Hendrianto meninggal dunia dari pihak rumah sakit.

Elly mengklaim bahwa pihaknya sudah maksimal melakukan perawatan terhadap Bambang.

"Riwayat sakitnya banyak. Pernah dirawat di rumah sakit, fisioterapi difasilitasi, akhirnya bisa jalan, dia rutin makan obat gula dengan hipertensi, istrinya tuh sering antar obat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved