Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pesawat 'Kiamat' Putin Terbang di Langit Rusia, Tanda Perang Nuklir akan Terjadi di Ukraina?

Pesawat 'Kiamat' atau doomsday plane yang dioperasikan angkatan udara Rusia, mulai diterbangkan di wilayah Moscow.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tribunnews/tangkapan layar Express.co.uk
Kolase rute penerbangan armada berjuluk Pesawat Kiamat Putin (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (4/3/2022). Pesawat tersebut tampak terbang ke beberapa rute, dan mendarat Bandara Internasional Moskow Vnukovo.i 

TRIBUNWOW.COM - Pesawat 'Kiamat' atau doomsday plane yang dioperasikan angkatan udara Rusia, mulai diterbangkan di wilayah Moskow.

Diduga pesawat yang digadang-gadang anti ledakan nuklir tersebut akan digunakan dalam invasi ke Ukraina.

Namun hingga kini, belum jelas tujuan Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan pesawat andalan tersebut.

ICBM Topol milik Rusia dipamerkan di luar Moskow dalam parade tahunan nasional Hari Kemenangan 9 Mei. Terbaru, pihak Rusia mengklaim telah menyiagakan pasukan dan persenjataan nuklir untuk melakukan serangan ke Ukraina, Senin (28/2/2022).
ICBM Topol milik Rusia dipamerkan di luar Moskow dalam parade tahunan nasional Hari Kemenangan 9 Mei. Terbaru, pihak Rusia mengklaim telah menyiagakan pasukan dan persenjataan nuklir untuk melakukan serangan ke Ukraina, Senin (28/2/2022). (AFP/Dima Korotayev)

Baca juga: Geger Kabar Rusia akan Invasi Moldova setelah Ukraina, Putin Ingin Bangun Kembali Uni Soviet?

Baca juga: Klaim Invasi Rusia di Ukraina Berjalan Sesuai Rencana, Putin: Kami Berperang dengan Neo-Nazi

Dilansir express.co.uk, Jumat (4/3/2022), media pemerintah Rusia menyebutkan pengerjaan pada pesawat militer itu sudah dimulai tahun lalu.

Model pesawat baru ini, diberi nama 'Kiamat' karena kemampuannya untuk menahan ledakan nuklir.

Pesawat ini didesain tanpa jendela untuk menahan guncangan dan paparan radiasi yang mungkin terjadi.

Disinyalir pesawat ini akan berfungsi sebagai pos komando dan kontrol udara bagi pejabat tinggi dalam bencana seperti konflik bersenjata nuklir.

Selain itu, dapat digunakan juga untuk mengevakuasi pejabat tinggi dalam keadaan darurat.

Menurut kantor berita pemerintah RIA Novosti, yang mengutip sebuah sumber di kompleks industri militer negara, pengerjaan 'pesawat kiamat' generasi ketiga sedang berlangsung di Voronezh sejak Juli tahun lalu.

Kantor berita Rusia, TASS, juga mengatakan pesawat baru tersebut mengambil model Il-96-400M, sebuah pesawat yang dirancang Soviet, dan akan menggantikan armada Il-80 Rusia saat ini.

Lebih lanjut, RIA Novosti melaporkan bahwa tipe baru akan memiliki jangkauan yang lebih jauh dari pendahulunya dan dapat berkomunikasi secara efektif dengan kekuatan nuklir strategis dalam jarak sekitar 3.700 mil.

Satu-satunya negara yang telah merancang dan memproduksi pesawat semacam itu adalah Amerika Serikat dan Rusia.

Sehingga, laporan penerbangan pesawat ini menimbulkan kekhawatiran bahwa perang nuklir bisa terjadi di tengah konflik Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.

Data dari FlightRadar24 menunjukkan sebuah pesawat dengan kode RSD980 yang digambarkan sebagai 'Rossiya - Skuadron Penerbangan Khusus' terbang di atas langit Moskow.

Data menunjukkan bahwa pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Moskow Vnukovo pada pukul 16.16 waktu setempat.

Halaman 1/3
Tags:
Vladimir PutinRusiaUkrainaNuklirMoskow
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved