MotoGP
Balapan Perdana setelah Cedera Panjang, Ini Kata Marc Marquez Jelang MotoGP 2022 di Qatar
Pembalap MotoGP dari Repsol Honda Marc Marquez mengungkapkan perasaannya jelang ajang balapan MotoGP 2022.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pembalap MotoGP dari Repsol Honda Marc Marquez mengungkapkan perasaannya jelang ajang balapan MotoGP 2022.
Pasalnya, ini merupakan balapan MotoGP perdana Marc Marquez setelah dirinya harus absen selama dua musim karena cedera.
Balapan perdananya, akan dimulai di Sirkuit Losail, Qatar pada Minggu (6/3/2022).
Baca juga: MotoGP 2022: Tak Peduli Kata Orang, Pembalap Yamaha Andrea Dovizioso Berambisi Bungkam Pengkritik
Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Wajibkan ASN di NTB Beli Tiket Nonton MotoGP 2022 di Mandalika
Terkait hal itu, Marquez menyatakan sudah tiba di Qatar dan siap dengan balapan perdananya.
Menurut dia, masa-masa sulit justru ada ketika dirinya meninggalkan lintasan dan karena itu dia memilih untuk enjoy dalam balapannya besok.
“Yah, apa yang bisa saya katakan tentang awal tahun 2022? Setelah apa yang telah kami atasi baru-baru ini, motivasi saya untuk memulai musim sangat besar, kami telah melalui sesuatu yang sulit dan sekarang saatnya untuk menikmatinya," kata Marquez, Rabu (2/3/2022), dikutip dari Crash.
Marquez juga sudah nampak pulih dari cederanya ketika tes pramusim di Sepang, Malaysia dan Mandalika, Indonesia pada pertengahan Februari lalu.
Dia yang sudah menjuarai 6 kali MotoGP itu, juga tercatat memiliki kecepatan yang kuat di Mandalika.
Hal itu, membuat banyak orang berasumsi bahwa Marquez menahan diri saat di Sepang.
Sebagai informasi Marquez mengalami cedera di bahu dan matanya sehingga ia harus absen di dua musim.
Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Wajibkan ASN di NTB Beli Tiket Nonton MotoGP 2022 di Mandalika
Dua tahun lebih bersama cederanya itu, membuatnya meninggalkan kesempatan meraih juara di MotoGP 2020 dan 2021
Ketika ditanya tujuannya, tentu saja Marquez bakal menjawab untuk memenangkan pertandingan.
Namun, lebih jauh dari itu, pembalap berusia 29 tahun itu menyebut bahwa dirinya ingin mengalahkan generasi baru seperti Fabio Quartararo, runner-up gelar Francesco Bagnaia dan pemenang gelar 2020 Joan Mir.
“Tapi tidak hanya menikmati berkendara, menikmati berkompetisi dan menikmati pertarungan di depan lagi," lanjutnya.
Meski pernah mencatatkan sebagai juara dunia termuda, kini, Marquez menjadi yang paling berpengalaman di antara pembalap lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pebalap-repsol-honda-marc-marquez-dalam-postingan-instagram-24-juli-2020.jpg)