Terkini Daerah
5 Fakta Ritual Berujung Maut di Pantai Payangan, 11 Orang Tewas Terseret Ombak, Ada Anggota Polisi
Ritual yang digelar Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berujung maut.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Elfan Fajar Nugroho
1. Kronologi Kejadian
Kantong jenazah berisi mayat peserta ritual di Pantai Payangan, Minggu (13/2/2022). Ritual tersebut ternyata kerap dilakukan peserta padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara, Jember. (YouTube metrotvnews)
Rombongan itu tiba di kawasan pantai pada Sabtu (12/2/2022) sekira pukul 23.30 WIB.
Mereka kemudian mempersiapkan diri untuk mengikuti ritual.
Menurut Kapolres Ambulu, AKBP Hery Purnomo, petugas pantai sempat mengingatkan warga agar tak melakukan kegiatan di sana.
Pasalnya ombak pantai saat itu sedang tinggi.
Namun, imbauan petugas pantai tak dihiraukan.
Warga nekat melakukan ritual pada Minggu malam sekira pukul 00.25 WIB.
Dari 24 orang, 20 lainnya turun ke laut dan sisanya menunggu di parkiran.
20 warga yang mengikuti ritual itu pun terhantam ombak.
Warga yang mengatahui kejadian itu pun langsung melapor ke polisi.
11 di antaranya ditemukan dalam kondisi tewas.
Sedangkan tiga lainnya dalam kondisi selamat.
Baca juga: Polisi Turut Jadi Korban Tewas Ritual Maut di Pantai Payangan, Bermula dari Gandengan Tangan Bersama
Baca juga: 11 Orang Tewas, Padepokan di Jember Sudah Kerap Lakukan Ritual di Pantai Payangan, Ini Kata Polisi
2. Pengakuan Korban Selamat
Korban selamat tragedi ritual maut di Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur, bernama Bayu, menceritakan detik-detik ombak menyapu warga pada Minggu (13/2/2022).
Bayu mengatakan saat itu peserta dadi Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara tengah melakukan semedi di pinggir Pantai Payangan.
Tiba-tiba ombak pesar datang dan langsung menyapu puluhan orang yang tengah melakukan ritual.
Saat itu, Bayu masih bisa menyelamatkan diri dan langsung berlari ke pinggir pantai.
“Ada ombak dua kali datang. Ombak pertama ini saya berdiri terus lari saya menghindari ombak kedua,” jelas Bayu dalam kanal YouTube Kompas TV, Minggu (13/2/2022).
3. Kerap Lakukan Ritual
Kelompok Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara ternyata kerap melakukan ritual di Pantai Payanngan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur.
Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot R dalam kanal YouTube metrotvnews, Minggu (13/2/2022).
Di antara 12 orang selamat, 3 di antaranya bahkan kini dalam kondisi kritis.
"Korban tewas ada 11 orang, 12 orang selamat tapi 3 di antaranya kritis," ucap Gatot.
"Yang tiga masih dirawat di rumah sakit wilayah Jember, sedangkan yang lain sudah dikembalikan ke keluarga."
Gatot menambahkan, dalam kegiatan ritual maut itu tak ada anak-anak yang menjadi peserta.
Ritual yang disebut bertujuan menenangkan diri itu dilakukan di pinggir pantai saat ombak besar.
"Kondisinya karena kena air ya perawatan khusus," jelasnya.
"Tidak ada anak-anak yang ikut, jadi semua kelompok padepokan yang sedang melakukan ritual dengan cara semedi di pantai."
Sebelum terseret ombak, para peserta ritual sudah diimbau warga untuk tak mendekat ke area pantai.
Baca juga: Update Ritual Maut di Pantai Payangan: Ternyata Tewaskan 11 Orang, Begini Pengakuan Korban Selamat
Baca juga: Detik-detik Tragedi Puluhan Warga Jember Terseret Ombak saat Ritual Menenangkan Diri, 10 Orang Tewas
4. Sudah Diingatkan tapi Tak Dihiraukan
Sebelum terseret ombak, para peserta ritual sudah diimbau warga untuk tak mendekat ke area pantai.
Pasalnya saat kejadian ombak tengah besar.
"Sebelumnya sudah diingatkan tapi kelompok tersebut masih melakukan upaya semedi sehingga akhirnya terseret ombak," tuturnya.
Menurut Gatot, kelompok padepokan asal Jember itu sudah kerap melakukan ritual di Pantai Payangan.
Biasanya, mereka melakukan ritual dengan bersila di pinggir pantai pada dini hari.
"Info yang kami dapatkan kelompok tersebut memang sering melakukan ritual," ucapnya.
"Ada beberapa bagian, di antaranya kegiatan keagamaan dan lain-lain."
"Ini adalah satu bagian dari ritual bersemedi di Pantai Selatan."
"Jadi seperti bersila kemudian duduk di pinggir pantainya itu," tandasnya.
Baca juga: Kronologi 24 Orang Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember saat Lakukan Ritual untuk Keberuntungan
5. Polisi Jadi Korban
Seorang anggota polisi turut menjadi korban tewas dalam insiden ritual berujung maut di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dilansir TribunWow.com, anggota polisi tersebut menjadi korban tewas dalam ritual menanangkan diri yang diadakan kelompok Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara.
Para korban tergulung ombak besar saat tengah melakukan ritual di pinggir pantai.
Kasat Polairud Polres Jember, AKP M Nai mengatakan satu korban tewas merupakan anggota polisi asal Kabupaten Bondowoso.
"Semua sudah ditemukan, jumlah total korban meninggal dunia ada 11 orang," jelas Nai.
Menurut Nai, awalnya ada 10 korban yang ditemukan tewas oleh tim gabungan.
Terakhir, ada satu korban tewas bernama Syaiful, warga Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.
"Lokasi penemuan tidak jauh dengan yang 10 orang, sekitar 10 meter dari tempat ritual," katanya. (TribunWow.com)