Breaking News:

Terkini Daerah

Lihat Korban Buru-buru, Ini Pengakuan Pemuda yang Keroyok Remaja Pencari Kucing di Bekasi

Tak peduli penjelasan korban, sekelompok pemuda bersenjata tajam mengeroyok remaja tak bersalah hingga korban tewas mengenaskan.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko

Lihat Korban Buru-buru

Tiga tersangka pengeroyokan remaja yang sedang mencari kucingnya di Kabupaten Bekasi dipamerkan dalam rilis yang dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/2/2022).

Pelaku yang membawa senjata tajam diketahui merupakan pemuda yang hendak tawuran di Tanjung Priok.

Aksi pengeroyokan itu awalnya terjadi karena kecurigaan tersangka FH melihat korban mengecek kolong mobil ketika mencari kucing.

"Menurut tersangka, korban terburu-terburu saat tinggalkan lokasi dan salah satu tersangka teriaki provokasi maling," jelas Kombes Zulpan.

"Karena dengar teriakan maling dari tersangka mereka hadang dan pengeroyokan yang akibatkan korban meninggal dunia," tuturnya.

Sempat Kabur saat Sekarat

AKP Edy memastikan kasus ini bukan pembegalan namun aksi main hakim sendiri.

"Yang jelas ini bukan kasus pembegalan, karena korban ini sempat diteriaki maling oleh kelompok tersangka," ujar AKP Edy.

Korban kala itu keluar dari rumah menggunakan sepeda motor.

Korban berpergian keliling komplek untuk mencari kucingnya yang hilang.

Ia kemudian pergi hingga keluar komplek perumahannya.

"Si korban awalnya sedang mencari kucingnya yang hilang, bawa motor seorang diri, lalu berpapasan dengan kelompok tersangka," ucap AKP Edy.

Baca juga: Siswa SMA di Bekasi Tewas Dikeroyok Gangster, Guru Bacakan Puisi Buatan Korban saat Melayat

Di dekat Perumahan Taman Harapan Mulya Regency, korban bertemu dengan sekelompok OTK.

Saat itu korban dituduh oleh para pelaku sebagai maling.

Cekcok kemudian terjadi antara korban dan para pelaku.

"Lalu korban dikejar oleh pelaku menggunakan senjata tajam," ucap AKP Edy.

Korban awalnya terkena serangan di bagian kepala.

Ketika terkena bacokan pelaku, bagian kepala korban mengalami luka parah namun korban masih berusaha kabur dari kejaran para pelaku.

"Korban pada saat itu masih mengendarai motor walau kepalanya sudah kena tebasan senjata tajam," ujar AKP Edy.

Namun karena luka yang parah, sekitar 25 meter dari lokasi serangan pertama korban kemudian terjatuh.

"Walau sudah terjatuh korban masih di aniaya oleh pelaku sehingga menyebabkan korban terkena bacokan di bahu lengan sebelah kanan," jelas AKP Edy.

Seusai korban tewas, para pelaku pergi kabur meninggalkan korban begitu saja di jalan.

"Korban meninggal dunia di tempat dan didekat motor miliknya, para pelaku sempat melarikan diri menggunakan empat sepeda motor," ucap AKP Edy.

Orangtua korban AH mengiyakan bahwa anaknya itu sempat keluar dari rumah pada malam hari.

"Anak saya jam 11 jam 12 malam itu memang suka keluar rumah buat jajan beli susu, roti atau siomay, karena sebelum tidur mungkin ingin ngemil keluar rumah," kata AH, Rabu (9/2/2022).

"Anak saya memang suka kucing, tapi bagi saya dia keluar rumah untuk menjemput takdirnya," jelas AH. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Tewas Diteriaki Maling saat Cari Kucing, Orang Tua Korban: Anak Saya Keluar untuk Jemput Takdirnya, Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Bekasi Ternyata Gangster, Polisi Ungkap Motif Sepele Habisi Nyawa dan Kucing Hilang Nyawa Pemilik Melayang, Tragis Pengeroyokan Salah Sasaran di Tarumajaya Bekasi serta WartaKotalive.com dengan judul Kronologis Remaja Bekasi Tewas Dikeroyok, Disangka Maling saat Cari Kucing Tengah Malam

Berita lain terkait

Halaman
Sumber: TribunWow.com
Tags:
BekasiJawa BaratKasus PengeroyokanPengeroyokanTewas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved