Breaking News:

Terkini Daerah

Praktik Jual Beli Kamar Lapas di Tangerang, Napi Ngaku Bayar Rp 5.000 per Minggu untuk Tidur di Aula

Seorang narapidana (napi) di Lapas Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Banten, mengungkap adanya praktik jual beli kamar penjara di lapas tersebut. 

Kompas.com/Muhammad Naufal
Suasana sidang kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang di Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Selasa (8/2/2022). (Kompas.com/Muhammad Naufal). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang narapidana (napi) di Lapas Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Banten, mengungkap adanya praktik jual beli kamar penjara di lapas tersebut. 

Seorang napi, dikatakan dimintai uang Rp 5.000 per minggu untuk tidur di aula dan harus membayar Rp 2 juta untuk bisa tidur di kamar. 

Hal itu dikatakan Ryan Santoso yang merupakan warga binaan di sana pada sidang kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (8/2/2022), dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Ramai Diminta Mundur seusai Insiden Kebakaran Lapas Tangerang, Yasonna Laoly: Sah-sah Saja, Silakan

Baca juga: Soroti Bukti Kebakaran di Lapas Tangerang, Kalapas Duga Ada Ulah Napi Nakal

Dalam kebakaran itu, Ryan Santoso sedang terlelap tidur di aula Blok C2. 

Sehingga, majelis hakim penasaran dan bertanya mengapa saksi bisa tidur di aula tersebut. 

Kemudian, Ryan menjawab bila dirinya terpaksa tidur di aula itu karena kamar-kamar di lapas sudah penuh. 

Dia, juga bercerita bahwa harus mengeluarkan uang Rp 5.000 per minggu untuk bisa tidur di aula. 

Baca juga: Segera Menikah setelah Bebas, Korban Kebakaran Lapas Tangerang Ditemukan dengan Cincin Tunangannya

"Kenapa enggak di kamar?" tanya majelis hakim saat sidang.

"Itu enggak bisa, Pak, sudah ada penghuninya juga," jawab Ryan.

"Yang di kamar prosesnya gimana?" tanya majelis hakim.

"Ya masuk kamar bayar juga, orang lama," kata Ryan.

"Orang-orang masuk ke aula?" majelis hakim kembali bertanya.

"Ya bayarlah, enggak tahu juga," ujar Ryan.

"Di aula bayar?" tanya majelis hakim.

"Seminggu Rp 5.000," tutur Ryan.

Halaman
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved