Breaking News:

Terkini Daerah

Jadi Tersangka Kasus Aniaya Tahanan hingga Tewas, 4 Anggota Polres Bener Meriah Tak Ditahan

Polda Aceh memastikan akan terus melakukan proses hukum kepada oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan terhadap tahanan Polres Bener Meriah. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Serambinews.com/istimewa
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy saat di kantornya. Winardy menyampaikan bahwa progres kasus penganiayaan tahanan di Polres Bener Meriah. 

TRIBUNWOW.COM - Polda Aceh memastikan akan terus melakukan proses hukum kepada oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan terhadap tahanan Polres Bener Meriah. 

Kini, empat anggota polisi dari Polres Bener Meriah, juga sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus tewasnya tahanan yang diduga kuat dianiaya. 

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Kamis (3/2/2022).

Baca juga: Yakin Info Tewasnya Tahanan Bupati Langkat Valid, Komnas HAM Beberkan Fakta soal Kode Penganiayaan

Baca juga: Detik-detik Tahanan Tewas di Ruang Tahanan di NTT, Badan Luka-luka, Ayah: Dia Diambil untuk Dibunuh

"Perkembangan kasus pidana umum oleh oknum Polres Bener Meriah, terhadap empat terduga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Winardy.

Pihaknya, juga menyampaikan bahwa setidaknya ada 12 orang yang dijadikan saksi dalam kasus ini. 

Termasuk saksi pelapor dan saksi ahli atau dokter yang melakukan autopsi kepada korban. 

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi menyebut bahwa seluruhnya tak ada yang dilakukan penahanan. 

Alasannya, keempat anggota polisi masih harus menjalankan sidang etik yang kini juga masih berproses di Propam Polda Aceh

Adapun, penangguhan penahanan itu disetujui dengan keluarga tersangka sebagai jaminannya. 

"Selain itu, pertimbangan penyidik bahwa mereka kooperatif, bersedia hadir kapanpun dibutuhkan penyidik," ujar Winardy.

Baca juga: Tahanan Tewas Dihajar Oknum Polisi, Ini Kesaksian Istri Korban saat Lihat Wajah Suami

"Tidak melarikan diri dan tidak merusak barang bukti, serta jaminan pihak keluarga bahwa mereka siap dihadirkan kapan pun," lanjutnya.

Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah keluarga korban, Saifullah (46) melaporkan kejanggalan atas tewasnya korban yang merupakan tahanan di Polres Bener Meriah

Saifullah yang jadi tersangka atas kasus penadahan, dinyatakan tewas pada Jumat (3/12/2022). 

Keluarga korban yang tak terima Saifullah tewas saat menjalani penahanan akhirnya melaporkan kasus ini ke Mapolda Aceh

Halaman
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved