Liga 1
Belenggu Masalah PSS Sleman Usai: BCS-Slemania Percaya Penuh, 2 Sosok Ini Gairahkan Bumi Sembadha
Belenggu masalah PSS Sleman telah usai setelah tiga tuntutan BCS-Slemania semuanya telah direalisasikan oleh manajemen Super Elja.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
2 Sosok Dibalik Harmonisnya Kembali PSS Sleman dengan BCS-Slemania
Skuad PSS Sleman pada putaran ke-2 Liga 1 2021 pada postingan Instagram @rikidwisaputro.
Dilansir TribunWow.com, dua sosok yang mampu mengembalikan keharmonisan BCS-Slemania dan PSS Sleman di Bumi Sembadha tak lain adalah Andy Wardhana dan I Putu Gede Santosa.
Seperti diketahui, Andy Wardhana adalah Direkrtur Utama PT PSS, sedangkan I Putu Gede Santosa pelatih anyar PSS Sleman di putaran kedua.
Keputusan berani manajemen anyar PSS Sleman mengganti Dejan Antonic yang sebenarnya belum lama diperpanjang kontrak menjadi kunci kembali harmonisnya Super Elja dengn BCS-Slemania.
Selain itu, keputusan berani lainnya dari manajemen yaitu mendatangkan 14 pemain di putaran kedua benar-benar membawa nuansa baru di kedalaman skuad Super Elja.
Baca juga: Benteng Kokoh Persebaya Surabaya Kembali, Ketajaman Bomber PSS Sleman Catat Gol Debut Semakin Diuji
Hal itu dapat dilihat dari pola permainan PSS Sleman di bawah asuhan I Putu Gede Santosa semakin padu dan berkembang pesat.
Sosok kedua yang layak mendapatkan apresiasi buah kinerja singkatnya sukses ubah cara main PSS Sleman yaitu sang nahkoda anyar Super Elja, I Putu Gede Santosa.
Eks pelatih Persekat Tegal tersebut mampu membawa nuansa baru di tubuh PSS Sleman.
Bahkan buah strategi jitunya, PSS Sleman mampu meraup 4 poin dari 3 laga di bawah naungannya.
PSS Sleman hanya tunduk dari Arema FC dengan skor 0-2.
Bukti kecerdikan seorang I Putu Gede Santosa terlihat jelas dan nyata tak kala ia mampu memberikan strategi jitu kala PSS Sleman bermain dengan 10 pemain di laga kontra Madura United.

Tak tanggung-tanggung, PSS Sleman bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 saat Bayu Prasetiyo melakukan pelanggaran keras kepada Renan Silva.
Terlebih, kala itu PSS Sleman juga telah tertinggal 0-1 berkat gol Madura United yang dicatatkan oleh Bayu Gatra di menit ke-41.
Namun, buah kontra strategi yang dimainkan oleh I Putu Gede Santosa dengan memasukkan pemain bertipikal menyerang Riki Dwi mampu membuahkan hasilnya.
Pasalnya, striker pinjaman dari Persekat Tegal justru mampu mencatatkan gol penyelamat bagi PSS Sleman tepat di menit ke-54 melalui heading indahnya.
Keputusan kontra strategi yang tak biasa dilakukan oleh I Putu Gede terus terlihat berjalan pada laga tersebut setelah PSS Sleman mampu menekan Madura United meski hanya bermain dengan 10 pemain.
Buah andil keduanya, kini PSS Sleman dengan BCS-Slemania kembali harmonis dan harapan baru muncul kembali setelah dalam beberapa bulan lalu kerap dirundung masalah pelik.
Baca juga: Teror Kwartet Lincah Persebaya Surabaya Hantui PSS Sleman: Pertahanan Super Elja dalam Ancaman
Bukti Keberhasilan Manajemen PSS Sleman Rebut Kembali Harti BCS-Slemania
Bukti manajemen PSS Sleman berhasil merekatkan kembali hubungan yang sempat memburuk dengan BCS-Slemania terlihat dalam program terobosan anyar dari Laskar Super Elja.
Dilansir TribunWow.com dari laman Instagram PSS Sleman @psssleman, terobosan anyar yang turut dilakukan oleh manajemen untuk merekatkan hubungannya dengan para Sleman Fans yaitu acara bertajuk "Ngobrol Bareng".
Terlihat, dalam unggahan video yang diunggah PSS Sleman pada Minggu (23/1/2022), ada kehangatan dan keakraban yang terjadi dalam diskusi antara manajemen dengan perwakilan suporter Laskar Super Elja.
Hal itu pun disambut dengan positif oleh para suporter PSS Sleman, BCS-Slemania yang dapat diketahui dari kolom komentar unggahan tersebut.

Banyak suporter PSS Sleman yang turut menilai kegiatan yang bertajuk "Ngobrol Bareng" tersebut merupakan tindakan positif yang tentunya berbeda dengan era sebelumnya.
Bahkan, tak banyak juga yang menyanjung manajemen yang dpimpin oleh Andy Wardhana setelah sukses mengadakan kegiatan "Ngobrol Bareng" tersebut.
"Lebih dekat dengan Suporter itu lebih baik," tulis @dafa_independent09.
"Hal yg tidak pernah saya temukan kemarin... lanjutkan," tulis @aditya_adha15.
"Tamu kehormatan thanks manajemen, nice chemistry," tulis @dysamudra.
"Pertahankan Man," tulis @fajar_mln4.
"Nahh ngene kan ayemm," tulis @ar_devhan.
"Good vibes bgt," tulis @drll.rch.
"Kekeluargaan , satu visi , baru bisa fight together, glory forever.. Ini yg tak ada di saat marco di pss," tulis @jumirhin_ahmad.
"Nice pak @aw_andywardhana Maturnuwun," tulis @dhimasrofiq_.
Baca juga: Persebaya Surabaya Vs PSS Sleman: Laga Reuni 5 Mantan, 2 Pemain Berpotensi Besar Bungkam Bajul Ijo
"@aw_andywardhana sukses selalu bapak Dirut," tulis @fahfahm.
"Kekeluargaan banget. Matur nuwun, Pak @aw_andywardhana," tulis @cosway_liberta.
"Lebih dekat dengan Suporter itu lebih baik," tulis @dafa_independent09.
Dengan adanya pertemuan tersebut, tentunya dapat merekatkan hubungan antara BCS-Slemania dengan manajemen PSS Sleman yang sempat merenggang seusai permasalahannya pada putaran pertama lalu.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)