Terkini Daerah
3 Fakta Konflik di Sorong, 17 Orang Dibakar hingga Terjadi di Tempat Hiburan Malam
Sebanyak 17 orang dibakar hingga tewas dalam konflik yang terjadi di Kota Sorong, Papua Barat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
1. Korban Dibakar Mayoritas Tamu
Polisi saat mengamankan TKP Tempat Hiburan Malam.
Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan membongkar penyebab terjadinya bentrok di Sorong, Papua Barat, yang melibatkan dua kelompok pada Senin (24/1/2022) dini hari.
Dilansir TribunWow.com, bentrok di Sorong tersebut mengakibatkan 19 warga tewas.
Menurut Ary, 18 korban bentrok di Sorong dikabarkan meninggal dunia di dalam gedung tempat hiburan malam yang terbakar.
Sedangkan satu korban lainnya tewas akibat dibacok.
Mayoritas korban dalam insiden ini diketahui merupakan pekerja dan tamu di tempat hiburan malam Double O.
Para korban terbakar ditemukan di lantai dua, seusai tempat karaoke tersebut dibakar massa.
Baca juga: Detik-detik 19 Orang Meninggal dalam Bentrokan di Sorong, 18 di Antaranya Tewas Terbakar
2. Penyebab Konflik
Bentrok tersebut dipicu kesalahpahaman antar pengunjung dan pihak keamanan di tempat karaoke, Minggu (23/1/2022) lalu.
Bentrok dua kelompok itu berlanjut pada Senin (24/1/2022) malam hingga menawaskan belasan korban.
"Kejadian sekitar pukul 11.30 WIT (23.30), buntut dari kejadian pada Minggu pagi yang berawal dari sebuah tempat hiburan malam akibat salah paham antara pengunjung dan pihak keamanan di tempat karaoke hingga berlanjut keluar," ujar Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, dikutip dari Kompastv.com, Senin (25/1/2022).
Selain membakar tempat hiburan malam, kedua kelompok tersebut juga merusak sebuah sekretariat dan pangkalan ojek.
Mereka juga turut membakar dua mobil yang terparkir di depan tempat hiburan malam tersebut.
Seusai kejadian, tim kebakaran menemukan belasan jenazah dalam kondisi hangus terbakar di dalam satu ruangan tempat hiburan malam itu.
Sedangkan sejumlah pengunjung dan karyawan lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
3. Polisi Berusaha Melerai
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam E menyebut bentrok di Sorong berlangsung selama empat jam, mulai pukul 23.00 WIT hingga 03.00 WIT.
Dilansir TribunWow.com, belum diketahui kelompok apa yang terlibat bentrok di Sorong tersebut.
Dalam kanal YouTube tvOneNews, Selasa (25/1/2022), Adam pun membeberkan kronologi kejadian.
Menurut Adam, bentrok terjadi di dekat tempat hiburan malam di wilayah Kota Sorong.
"Dari informasi yang didapat dari Kapolres Sorong Kota memang benar terjadi ribut dua kelompok semalam dari jam 23.00 WIT sampai jam 03.00 WIT," ucap Adam.
"Akibat ribut tersebut satu orang meninggal dari satu kelompok."
Saat bentrok terjadi, aparat kepolisian sudah berupaya melerai.
Nahas, api sudah terlanjur berkobar dan membakar lokasi kejadian.
"Kejadiannya di lokasi hiburan malam itu, sudah ada polisi yang memisahkan mereka."
"Namun kobaran api sudah terjadi, sudah mencoba dipadamkan tapi tetap ada korban jiwa." (TribunWow.com/Anung/Tami)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ungkap Identitas 17 Orang Tewas Terbakar Saat Bentrokan di Sorong, Polda Papua Barat Gandeng Mabes Polri " dan "Duduk Perkara Bentrok di Sorong yang Mengakibatkan 18 Orang Tewas, Berawal Kesalahpahaman"