Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Suami Bakar Istri di Sumsel, Korban Lari Guling-guling di Semak-semak untuk Padamkan Api

Seorang suami bernama Ahmad Rianto (36) membakar istrinya, Fatimah (40), saat bertengkar gara-gara tak punya uang.

Editor: Mohamad Yoenus
SRIPO/AHMAD FAROZI
Suasana rumah tempat kejadian dugaan pembakaran yang dilakukan oleh terduga pelaku Ahmad Rianto terhadap isterinya Fatimah di Desa Triwikaton Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Rabu (19/1/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang suami bernama Ahmad Rianto (36) membakar istrinya, Fatimah (40), saat bertengkar gara-gara tak punya uang.

Peristiwa suami bakar istri ini terjadi di Desa Triwikaton Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (18/1/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Akibat aksi penganiayaan sang suami, warga Kelurahan Cereme, Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau, menderita luka bakar 50 persen.

Ia pun dirawat di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, Rabu (19/1/2020).

Baca juga: Kronologi Suami Bakar Istri dan Anak di Probolinggo, Dipicu Hubungan Ranjang hingga Cinta Segitiga

Detik-detik Suami Bakar Istri

Kejadian yang membuat heboh masyarakat ini terjadi di rumah mertuanya di Triwikaton, saat korban sedang memasak di dapur.

Berdasarkan informasi, sebelum kejadian suami bakar istri di Lubuklinggau, pelaku sengaja membeli bensin dua kali pertama membeli mengisi bahan bakar kendaraan bermotornya.

Setelah itu korban sedang masak di dapur pelaku menyiram tubuh korban dengan bensin dan dibakar.

Korban yang kaget mencoba memadamkan api di tubuhnya dengan berlari keluar rumah meminta bantuan warga.

Kemudian korban mengulingkan tubuhnya di semak-semak di depan rumah korban.

Sedangkan warga berusaha memadamkan api di tubuh korban dengan dipukul menggunakan rumput.

Setelah api berhasil dipadamkan, korban langsung dilarikan ke RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

Sementara, pelaku langsung melarikan diri.

Baca juga: Dituduh Pelihara Mahkluk Gaib Parakang, Rumah Suami Istri di Konawe Selatan Dibakar Penduduk

Siti Munajah mertua korban mengatakan tidak tahu pasti kejadian sebenarnya, namun ia mengatakan bila menantunya dan anaknya itu sering terjadi keributan.

"Awalnya mereka itu tinggal di Lubuklinggau, kemudian karena sering ribut tak punya uang saya bawa ke tempat saya," ungkapnya.

Saat berada di rumahnya keduanya anaknya masih sering terjadi keributan, Siti sempat beberapa kali meminta keduanya sabar dan menjalani hidup dengan sabar.

"Kemarin puncaknya mereka ribut, ributnya karena tidak punya uang, saya bilang mereka itu harus sabar, apa pun harus dimakan walau tidak punya uang," ujarnya.

Mulai dari
Kondisi KorbanKondisi Korban
Halaman
Sumber: Tribun Sumsel
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved