Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Danu Akui Kaget Yoris Ganti Pengacara di Kasus Subang: Biasanya Kita Selalu Bareng

Berpisah dari Danu, Yoris kini didampingi oleh kuasa hukum sama seperti Yosef yang merupakan ayah kandungnya.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko

Selalu Berprasangka Baik

Lewat akun Instagram-nya, Rohman Hidayat mengunggah sebuah pernyataan yang berisi sindiran sekaligus menantang publik untuk menerka-nerka terkait aksi Yoris yang tiba-tiba ganti kuasa hukum setelah empat bulan berlalu sejak kasus ini terjadi, Senin (27/12/2021).

Danu bercerita, sebelum Yoris pindah kuasa hukum dirinya dan Danu kerap bepergian bersama.

"Biasanya kita selalu bareng-bareng, kemana-mana selalu bareng. Sekarang sudah pisah," ujar Danu dikutip dari channel YouTube Monogram Production, Kamis (13/1/2022).

Danu sendiri mengaku tidak tahu kenapa tiba-tiba Yoris berganti kuasa hukum.

"Mendadak. Gak ada (tanda-tanda)," kata dia.

Danu juga menyampaikan, dirinya tidak pernah memiliki prasangka buruk terhadap Yoris.

"Enggak, gak ada yang aneh-aneh," ujar Danu.

Setelah tak lagi bersama, Danu mengaku sudah putus komunikasi dengan Yoris.

Dirinya kini hanya ingin kasus ini diungkap tuntas oleh polisi.

"Kalau bisa cepet diungkap, jangan sampai ditutup lah. Bagaimana caranya harus diungkap," ujar Danu.

"Yang penting kasus ini cepat terungkap. Harus yang penting harus terungkap."

Pada saat nanti kasus ini selesai, Danu mengatakan ingin segera pergi merantau dari Subang.

"Pengen kerja yang lebih jauh, keluar dari Subang. Mencari rejeki dengan cara merantau," katanya.

Kita Enggak Usah Berdrama

Dalam kanal YouTube Misteri Mbak Suci, pengacara dari Yosef dan Yoris yakni Rohman Hidayat sempat mengungkapkan kecurigaan terkait saksi yang ia nilai mirip dengan sketsa wajah pelaku kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat.

Berdasarkan pemaparan Rohman, ciri yang ia ungkapkan memiliki kemiripan dengan Danu, saksi kasus Subang yang kini didampingi oleh tim pengacara Achmad Taufan Soedirjo.

Lewat kanal YouTube Yahya Mohammed, Sabtu (1/1/2022), Taufan menjawab kecurigaan dari Rohman.

"Kita enggak usah berdrama lah, seakan-akan Kang Rohman ini menuduh klien saya," kata Taufan.

Taufan menjelaskan bagaimana pihak kepolisian sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang sama sekali tidak memiliki kemiripan dengan Danu.

"Kalau Danu dari awal disinyalir melakukan hal ini, sangat mudah polda untuk segera menetapkan Danu sebagai tersangka," ujar Taufan.

Taufan lalu menyindir sikap Rohman yang mengeluarkan statement bernada tudingan.

"Jadi menurut saya statement seperti itu bukan statement seseorang yang memiliki kepribadian yang baik, bukan statement seorang pengacara yang bisa menjaga situasi dan profesionalisme sebagai advokat," kata Taufan.

Taufan mengingatkan bahwa sampai saat ini kliennya masih berstatus sebagai saksi.

Ia meminta agar Rohman serta pihak Yosef dan Yoris untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang berisi tudingan ataupun tuduhan.

"Menahan diri jangan sampai menyampaikan statement yang mengarah atau menuduh kepada orang lain," jelas Taufan.

"Saya tidak mau menuduh Pak Yosef, Pak Yoris sebagai pelakunya."

"Saya hanya berpedoman kepada keterangan-keterangan, bukti-bukti yang sudah disampaikan kepada pihak kepolisian," tegasnya.

Rohman Tak Mau Sebut Nama

Diketahui, dalam rilis oleh Polda Jabar, dari sketsa wajah pelaku nampak ciri pelaku mulai dari warna kulit, rambut, hingga perkiraan usia.

Rohman menduga, sketsa wajah yang dirilis oleh polisi mirip dengan seorang saksi yang kini tengah intens diperiksa pihak kepolisian.

Pengakuan ini disampaikan oleh Rohman dalam kanal YouTube Misteri Mbak Suci, Jumat (31/12/2021).

Menurut Rohman, dengan dirilisnya sketsa wajah, hal ini membuktikan pengakuan kliennya yakni Mimin dan Yosef benar adanya.

"Saya sudah sampaikan bahwa klien saya pada saat itu Pak Yosef dan Bu Mimin memiliki alibi yang kuat," ujar Rohman.

Rohman menegaskan bahwa kedua kliennya yakni Mimin dan Yosef tidak ada di TKP.

"Dengan dirilisnya gambar ini jelas," ungkap Rohman.

Rohman juga menyerahkan kepada publik untuk menilai apakah sketsa wajah pelaku mirip dengan Yoris atau Yosef.

Ia mengatakan, dengan dirilisnya sketsa wajah pelaku maka tuduhan Mimin diduga sebagai pelaku telah terbantahkan.

Rohman juga mengatakan dengan adanya rilis sketsa wajah, banyak fitnah dan asumsi yang menyerang Yosef serta Yoris telah terbantahkan.

Menurut Rohman yang perlu diperiksa saat ini adalah para saksi yang masih intens diperiksa polisi.

Diketahui ada tiga saksi yang intens diperiksa yakni Yosef, Yoris dan Danu.

Tanpa menyebut nama, Rohman mengungkapkan dugaannya mirip dengan siapa sketsa wajah pelaku tersebut.

"Justru saya lebih berpendapat bahwa yang dirilis oleh Polda Jabar hari ini ada cocok dengan saksi yang diperiksa sekarang yang berlarut-larut, yang memberikan keterangan berubah-ubah terus," ujar Rohman.

"Saya lebih fokus ke sana."

Rohman mengatakan, dugaannya itu didasari oleh fakta-fakta yang ada.

"Saya meyakini itu sudah berhubungan dengan saksi-saksi yang diperiksa hari ini," kata dia.

"Tinggal dicocokkan saja, tidak perlu saya menjelaskan, teman-teman media, masyarakat pun bisa menilai itu gambar cocok dengan siapa dari belakang."

"Tapi kami tidak mungkin mendahului pihak kepolisian, yang jelas ini berkaitan dengan saksi potensial," ungkapnya.

(TribunWow.com/Anung/Tami)

Baca Artikel Terkait Pembunuhan di Subang Lainnya

Artikel ini diolah dari Tribun Jabar yang berjudul 127 Hari Kasus Subang: Yosef Rayakan Ulang Tahun Amalia dengan Cara Ini, Sedih Ingat Almarhumah, KASUS Subang, Yoris Mimpikan Tuti & Amalia, Minta Diantar ke Tempat Indah, Sampaikan Pesan Ini, KASUS SUBANG, Yoris Tinggalkan Danu dan Gabung dengan Yosef, Hubungan Retak dan Komunikasi Putus dan Ini 10 Ciri Identik Pelaku Kasus Subang, Pakai Kemeja Kotak-kotak Hitam Garis Putih, Mirip Siapa?

Halaman
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Pembunuhan di SubangSubangJawa BaratAmalia Mustika RatuTutiYosefYorisDanuAchmad Taufan Soedirjo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved