Laura Anna Meninggal Dunia
Bacakan Surat Terbuka Gaga Muhammad soal Kasus Laura Anna, Pengacara: Untuk Penyebar Fitnah
Selebgram Gaung Sabda Muhammad alias Gaga Muhammad menitipkan surat terbuka kepada kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Selebgram Gaung Sabda Muhammad alias Gaga Muhammad menitipkan surat terbuka kepada kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.
Dalam surat tersebut, mantan kekasih mendiang Laura Anna itu menyampaikan pesan panjang untuk orang-orang yang kini membencinya.
Bahkan, Gaga memperingati pihak yang disebutnya penyebar fitnah serta mereka yang panjat sosial dari kasus tersebut.

Baca juga: Ibu Gaga Kepergok Pakai Tas Gucci, Awkarin Ungkit Perlakuan pada Laura Anna: Beli Popok Gak Ada Duit
Baca juga: Kecewa Gaga Muhammad Hanya Dituntut 4,5 Tahun, Erika Carlina Bongkar Chat Terakhir Laura Anna
Hal ini disampaikan Fahmi Bachmid melalui tayangan wawancara di kanal YouTube Star Story, Senin (9/1/2022).
Saat itu, pria yang juga menjadi kuasa hukum artis Nikita Mirzani itu baru selesai mendampingi sidang lanjutan Gaga.
Dalam sidang tersebut, Gaga sempat membacakan pesan yang menyatakan keberatannya atas tuntutan hukuman 4,5 tahun.
Rupanya selain itu, Gaga juga telah menyiapkan surat terbuka berisi ungkapan hatinya kepada berbagai pihak.
"Yang pertama itu, surat terbuka Gaga Muhammad, izinkan saya memberikan judul dalam surat terbuka ini dengan judul 'Di Antara Kekuatan Cintanya dan Hukum'," ucap Fahmi Bachmid.
"Surat terbuka ini saya tujukan untuk yang tertutup mata hatinya, untuk yang pernah tersakiti dan penyebar fitnah, kepada mereka yang masih terbuka mata hatinya, untuk para sahabat, rekan-rekan media."
"Halaman selanjutnya saya tidak baca, biar nanti saya kasih teman-teman, saya bacakan permintaan terakhir dari Gaga."
Berdiri di depan pengadilan, Fahmi Bachmid mengutarakan pesan Gaga terhadap mereka yang hingga kini membencinya.
Ia justru meminta maaf serta mendoakan orang-orang yang disebut sudah menyebarkan fitnah tersebut.
"Dia hanya menyampaikan pesan kepada mereka yang masih terbuka mata hatinya, dan juga kepada pihak-pihak yang telah membenciku secara membabi buta," kata Fahmi Bachmid.
"Mencampuri proses persidangan ini dengan membentuk opini sedemikian rupa serta memfitnahku, betapa jahatnya saya."
"Dengan ini saya meminta maaf sekaligus mendoakan agar para pembenciku diberi hidayah oleh Allah."