Terkini Daerah
1 Keluarga di Jakarta Timur Mengungsi seusai Dikeroyok dan Dirampok 20 Pemuda
Nasib miris menimpa sebuah keluarga di Makasar yang menjadi korban pengeroyokan dan perampokan puluhan pemuda tak dikenal.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
"Jadi di jalan kampung pelaku geber-geber motornya. Nah saya sama adik mau lewat, pas kejadian posisi sama-sama bawa motor," kata Ramdoni, Rabu (5/1/2022).
Ramdoni mengaku saat itu ia tidak berbuat hal yang memprovokasi para pelaku, hanya minta maaf saat mau lewat.
“Motor enggak serempetan, enggak ada apa-apa. Pas saya minta maaf terus ucapin selamat Natal dan tahun baru tiba-tiba mereka nyerang,” ujar Ramdoni.
Tak hanya diserang di jalan, para pelaku mengejar korban hingga sampai ke rumah.
"Pelaku datang bertahap, awalnya dua, lima, terus lima lagi ke rumah saya. Penyebabnya salah paham saja, saya sudah minta maaf ke mereka tapi mereka malah nyerang dan merampok," ujar Ramdoni.
Kasus ini kini telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Makasar, Senin (3/1/2022).
Laporan diterima sebagai kasus pengeroyokan dengan sangkaan Pasal 170 KUHP, dan pencurian yang disertai kekerasan dengan sangkaan Pasal 365 KUHP.
Diseret hingga Dipukuli Pakai Sapu
Dalam kejadian ini, Titi Suherti (48) bahkan sampai diseret sejauh dua meter dari dalam rumahnya.
Sedangkan anak 10 tahun berinisial IN sampai bersembunyi di kamar mandi karena katakutan.
Titi mengatakan ada sekira 20 orang yang datang ke rumahnya.
"Tiba-tiba rumah saya didobrak, pintu ditendang sampai rusak. Langsung mereka menyerang keluarga saya," ucap Titi, dikutip dari TribunJakarta.com, Rabu (5/1/2022).
Saat kejadian, Titi, dua anak laki-lakinya bernama Romdoni (24) dan Marwan (23), serta dua menantunya dianiaya secara membabi buta oleh para pelaku.
Titi dipukul menggunakan gagang sapu hingga memar pada bagian tangan, paha, jari, dan diseret sekitar dua meter oleh pelaku di dalam rumah, bahkan diancam dibunuh oleh pelaku.
Warga di sekitar lokasi kejadian mengetahui adanya penganiayaan itu.