Breaking News:

Virus Corona

Kasus Omicron Transmisi Lokal Pertama Ditemukan di Indonesia, Penyintas Mengaku Kunjungi SCBD

Virus Corona varian Omicron di Indonesia memiliki kasus pertama dengan transmisi lokal.

YouTube Sekretariat Presiden
Jubir Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi memberikan keterangan saat kedatangan Vaksin Tahap Keempat, Bandara Internasional Soekarno Hatta, 2 Februari 2021. 

TRIBUNWOW.COM - Virus Corona varian Omicron di Indonesia memiliki kasus pertama dengan transmisi lokal.

Pemerintah Indonesia menemukan satu kasus tersebut di tengah para penyints yang berasal dari perjalanan luar negeri.

Sebelumnya terdapat 46 kasus Omicron di Indonesia yang berasal dari pelaku perjalanan luar negeri dan terjadi penularan saat karantina.

Baca juga: Kelelahan hingga Tenggorokan Gatal, Gejala Covid-19 Varian Omicron, Ini Cara Pencegahannya

"Kami sampaikan ada satu kasus transmisi lokal omicron di Indonesia," ujar Juri Bicara Covid-19 Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers, Selasa (28/12).

Siti mengatakan pasien kasus omicron tersebut adalah seorang laki-laki warga negara Indonesia berusia 37 tahun.

Pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir.

Pasien yang dimaksud juga tidak memiliki kontak erat dengan pelaku perjalanan luar negeri sebelumnya.

Warga asal Medan tersebut melakukan perjalanan ke Jakarta.

Ia tiba di Jakarta pada 6 Desember 2021 lalu dan sempat mengunjungi restoran di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) pada tanggal 17 Desember 2021.

Pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan pemeriksaan antigen 19 Desember saat hendak kembali ke Medan

Pada tanggal 20 Desember ia melakukan pemeriksaan PCR dengan hasil positif.

Baca juga: Australia Catat Kematian Pertama Covid-19 Varian Omicron, Pembukaan Negara Bagian Dihentikan

Sementara itu, hasil konfirmasi omicron disampaikan pada tanggal 26 Desember 2021. 

Saat ini pemerintah terus melakukan upaya pelacakan dan pemeriksaan kasus omicron tersebut.

"Akan dilakukan tracing kepada tenaga kesehatan dan kontak erat dimana yang bersangkutan melakukan pemeriksaan PCR," ungkap Siti Nadia.

Siti Nadia juga menyampaikan akan terus melakukan pemantauan risiko penyebaran kasus omicron.

Halaman 1/2
Tags:
Virus CoronaOmicronJakartaMedanSiti Nadia Tarmizi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved