Kabar Tokoh
Sosok Edy Rahmayadi, Gubernur yang Jewer Pelatih Biliar, Ini Jejak Karier hingga Kontroversinya
Belakangan sosok Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara ramai dibicarakan karena sikapnya yang mengundang perhatian di media sosial.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Belakangan sosok Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara ramai dibicarakan karena sikapnya yang mengundang perhatian di media sosial.
Bagaimana tidak, Edy Rahmayadi sebelumnya menjewer dan mengusir pelatih biliar, Coki Aritonang hanya karena tak tepuk tangan.
Insiden itu terjadi pada Senin (27/12/2021), dalam acara penyerahan bonus pada atlet dan pelatih berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX yang digelar di rumah dinas Gubernur di Medan.

Saat memberi sambutan, Edy menyinggung soal keinginannya agar Sumut kembali berjaya dan diperhitungkan di dunia olahraga.
Tak hanya itu, ia juga memberi beberapa kata motivasi yang disambut tepuk tangan hadirin.
Namun, ada suatu momen di mana Edy tak melihat Coki bertepuk tangan karena tertidur.
Ia pun memanggil Coki ke atas panggung dan menjewernya setelah sempat menyinggung Coki tak pantas jadi pelatih.
Baca juga: Dipermalukan Edy Rahmayadi di Depan Umum, Pelatih Biliar Coki Buka-bukaan soal sang Gubernur
Profil Edy Rahmayadi
Dikutip dari TribunnewsWiki, Edy Rahmayadi lahir di Sabang, Aceh pada 10 Maret 1961.
Edy yang merupakan purnawirawan perwira TNI AD, sudah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara sejak 5 September 2018.
Semasa aktif menjadi anggota TNI AD, Edy pernah bertugas di Kostrad sebagai Panglima Divisi Infanteri Kostrad pada 2014.
Lalu, di tahun 2015, ia ditunjuk menjadi Panglima Kostrad.
Jabatan tersebut diembannya hampir selama tiga tahun
Pada Januari 2018, Edy dirotasi dan digantikan oleh Letjen Agus Kriswanto, dilansir Tribunnews.
Saat menjabat Pangkostrad, Edy terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020.