Terkini Daerah
Berdalih Ruwat, Sopir Taksi Ajak Korban Mandi Kembang lalu Cabuli di Mobil: Kalau Tak Mau Nanti Mati
Terungkap fakta baru terkait kasus sopir taksi online berinisial HO (54) merudapaksa penumpangnya yang merupakan seorang perawat, EA (47).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Saat perjalanan mencari makan itu pelaku mencabuli korban di dalam mobil.
"Jadi pencabulan ini terjadi setelah pelaksanaan yang diakui pelaku ini sebagai rukiah," ungkap Dhoni.
"Setelah itu mereka jalan kembali menggunakan mobil dan di dalam mobil itulah terjadi pemaksaan ataupun pencabulan oleh tersangka."
Pelaku memaksa korban agar melayani nafsunya.
Ia berdalih korban akan tewas secara perlahan jika rukiyah tak diselesaikan.
"Kamu sedang diganggu jin, ini harus diruwat, jika tidak mau nanti mati secara perlahan," ucap Dhoni menirukan perkataan pelaku pada korban saat itu.
Ngaku Suka Sama Suka
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan pelaku telah mengakui perbuatannya.
Namun, pelaku membantah telah mencabuli korban.
Pelaku menyebut aksi cabul itu dilakukannya atas dasar suka sama suka.
"Tetapi dilakukan atas dasar suka sama suka, menurut pengakuannya. Kemudian si wanita ini tidak memiliki suami," kata Zulpan, Senin (20/12/2021), dikutip dari Wartakota.
Sebelumnyam pihak Gojek pun memberikan respons terkait dugaan bahwa mitranya melakukan tindak pidana terhadap penumpang.
Senior Vice President Corporate Affairs Gojek Indonesia Rubi Purnomo mengatakan, pihaknya telah menonaktifkan akun terduga pelaku untuk tindakan penyelidikan.
"Sejak dilaporkan, akun oknum tersebut telah segera dinonaktifkan," kata Rubi melalui keterangan tertulis, Sabtu, dikutip dari Kompas.com.
Menurut dia, tindakan yang dilakukan mitranya itu akan merugikan mitra lainnya yang ada di GoCar.