Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Luka Kaki dan Tangan Danu Disorot Polisi, dr Hastry Sempat Periksa Kuku Amalia, Ini Katanya

Ahli forensik dr. Hastry sempat mengungkit soal pemeriksaan kuku almarhumah Amalia guna mencari bukti perlawanan.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Kolase YouTube Heri Susanto dan youtube Denny Darko
Danu saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang kembali diperiksa Polda Jabar hari ini, Senin (6/12/2021). Foto kanan: Ahli forensik Polda Jateng, dr. Sumy Hastry. 

“Untuk kasus Subang itu memang jelas kasus pembunuhan," katanya.

"Autopsi pertama sudah bagus, sudah baik. Saya hanya melengkapi saja dan memastikan juga, kalau dari hasil autopsi yang pertama itu bisa membuktikan waktu kematian, cara kematian, mekanisme kematian dan sebab kematian,” ujar dr Hastry.

Hasil autopsi ulang itu, nantinya akan dicocokkan dengan bukti pemeriksaan lain oleh tim yang memang ahli di bidangnya.

"Pengambilan tubuh jenazah itu kita periksa lagi ke ahli DNA forensik. Kalau memang butuh pemeriksaan sidik jari ke ahli fingerprint forensik. Kalau dia diracun kita ke toksikologi forensik," ungkapnya.

Muncul kecurigaan dari dr Hastry, terkait kemungkinan adanya bukti jejak pelaku pada kuku Amalia, seusai melakukan pemeriksaan sidik jari.

Itu bisa menunjukkan dugaan perlawanan yang sempat dilakukan gadis berusia 23 tahun itu, kepada pelaku pembunuhan di Subang saat kejadian.

"Sambil memeriksa sidik jari, kita lihat juga tanda-tanda di tubuhnya. Kalau ada perlawan, misalnya mencakar, memukul atau mencubit pelaku itu terlihat dari epitel yang tertinggal di kuku korban," ujar dr Hastry.

"Jari-jarinya sekalian diambil untuk diperiksa DNA-nya. Itu kita periksa lengkap," tambahnya.

Dijelaskan oleh dr Hastry, dirinya juga mencocokkan pemeriksaan primer dan sekunder dari jasad Tuti dan Amalia.

Untuk pemeriksaan sekunder, dibutuhkan keterangan dari pihak keluarga korban untuk memastikan data yang ditemukan pada tubuh kedua korban.

Baca juga: Viral Wanita Buat Skripsi soal Perselingkuhan Berawal dari Kisah Sendiri, Ini Cerita di Baliknya

"Karena identifikasi itu ada 2, primer dan sekunder. Primer itu dari gigi, sidik jari dan DNA. Kalau sekunder itu dari data medis yang saya periksa semuanya. Ada tanda tato kah, bekas operasi, tanda lahir. Itu kita cocokkan dari keterangan keluarganya," katanya.

Kasus pembunuhan Tuti dan Amalia yang terjadi di Subang, Jawa Barat sudah bergulir sejak 18 Agustus lalu.

Meskipun sudah berlangsung selama dua bulan, dr Hastry memastikan bahwa kepolisian akan segera mengungkap kasus tersebut.

“Benerlah pasti, polisi akan mengungkap,” katanya. (TribunWow.com/Anung)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Akhirnya Terungkap Penyebab Bekas Luka di Tubuh Saksi Kasus Subang, Tim Danu Bersuara soal Hasil Tes

Berita lain terkait kasus Subang

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Tags:
Sumy Hastry PurwantiPembunuhan di SubangSubangDanuTutiAmalia Mustika RatuYosefYoris
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved