Viral Medsos
Penampakan Kafe di Pancoran Ada Pria Menari Pakai Busana Minim, Pemilik Bantah Tudingan LGBT
Viral di media sosial sebuah video menampilkan sejumlah pria berpakaian tak senonoh bergerak melakukan tarian seksi.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial sebuah video menampilkan sekumpulan pria sedang menari seksi layaknya seorang wanita.
Aksi para pria tersebut diketahui dilakukan di sebuah kafe di kawasan Jalan Warung Jati Timur, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Minggu (5/12/2021) malam.
Dalam video itu nampak para pengunjung kafe menonton sambil tertawa dan menyoraki para pria yang menari-nari.
Baca juga: UB Kaget Mahasiswinya Viral Tewas saat Pacari Oknum Polisi, Kampus Ungkit Kasus Lama Korban
Baca juga: Berkali-kali Dicabuli Pria dan Dicekoki Film Gay, Bocah di Lenteng Agung Alami Penyimpangan Seksual
Beberapa pria bahkan nampak mengenakan pakaian wanita.
Saat mereka selesai menari nampak para pengunjung kafe ramai bertepuk tangan.
Terkait beredarnya video ini, pihak kafe telah melakukan klarifikasi pada Senin (6/12/2021) sore.
Dalam klarifikasi, hadir juga Camat Pancoran Rizki Adhari, Sekretaris Camat Pancoran, Lurah Kalibata, Kapolsek Pancoran, serta RT RW, tokoh masyarakat, dan FKDM.
Pada saat melakukan klarifikasi, pihak kafe tegas membantah jika tempat usaha miliknya dituding jadi spot berkumpul para LGBT atau orang-orang dengan penyimpangan seksual.
Pemilik kafe mengaku kecolongan saat peristiwa itu terjadi.
"Mungkin awalnya kumpul-kumpul lalu terbawa suasana dan pengelola saya pikir kurang tegas karena memang harus layani konsumen dan terjadi pembiaran," jelas Rizki dihubungi Selasa (7/12/2021).
Pihak kafe sendiri telah menyanggupi akan mengevaluasi kelalaian mereka.
Ke depannya pihak kafe menegaskan akan memperketat akses masuk untuk pengunjung.
"Disepakati apabila ada pengunjung berkelakuan menyimpang seperti kemarin itu maka itu bisa langsung dilaporkan atau diinfokan ke Polsek untuk ditindak lanjuti," beber Rizki.
Rizki juga telah meminta bantuan Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Timur agar membina kafe tersebut.
Terkait peristiwa yang viral itu, Rizki menyebut warga sekitar sudah dapat memahami.