Breaking News:

Terkini Nasional

Luka Serius di Kepala, Begini Kondisi Terkini Perwira Polisi yang Dikeroyok Ormas Pemuda Pancasila

Kini, perwira menengah polisi itu dikabarkan mengalami luka serius di kepala dan belum bisa meninggalkan rumah sakit.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Youtube Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan (tengah) didampingi oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat dalam pres rilis terkait demo ricuh ormas Pemuda Pancasila, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/11/2021). 

Dirinya pun menyampaikan bahwa anggotanya tersebut mengalami robek di bagian perut selain luka serius di kepala. 

"Luka hematoma akibat trauma benda tumpul di sekujur tubuhnya, terutama di kepala. Ada juga luka robek di perut dan terjadi penurunan tingkat kesadaran," kata Sambodo saat di RS Polri.

Saat itu, kondisinya baru menjalani perawatan oleh pihak dokter. 

"Kita masih menunggu hasil visum dari doker. Namun saat ini kondisinya sudah semakin stabil dan sudah dalam perawatan," kata Kombes Sambodo.

Terkait peristiwa ini, pihaknya juga menyesalkan adanya tindakan ricuh dari ormas pemuda tersebut.

Padahal, aksi yang dimulai dari siang hari itu awalnya berjalan tertib dan damai. 

Pun, ia menyebut bahwa pihak kepolisian sudah bersikap persuasif saat mengamankan aksi. 

"Terbukti tadi setelah diadakan pemeriksaan dan penggeledahan dan penangkapan ada sajam tongkat golf dan segala macam. Kan ini lucu, ini bukan alat untuk unras, ini mau unras apa mau perang," katanya.

15 Orang Tersangka

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan menyayangkan adanya aksi unjuk rasa yang berlangsung ricuh ini. 

Terlebih sejumlah orang dalam aksi itu kedapatan membawa senjata. 

Ada pun, 22 orang diamankan, dan 15 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kita mengamankan sebanyak 15 orang tersangka. Mereka ini sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Zulpan, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/11/2021).

Menurut dia, dalam aksi kali ini ormas Pemuda Pancasila merasa berada di atas hukum. 

"Ormas Pemuda Pancasila, dalam kegiatan kali ini seolah-olah menempatkan mereka di atas daripada hukum, bahkan melawan aparat penegak hukum yang sebenarnya bukan lawan mereka," katanya di Polda. 

Halaman 2/3
Tags:
Pemuda PancasilaPolisiPengeroyokanJakarta Pusat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved