Breaking News:

Terkini Daerah

Viral Tarung di Pinggir Jalan, Begini Nasib Oknum TNI dan Polisi yang Adu Jotos di Ambon

Perkelahian yang terjadi di Pos Lalulintas Mutiara, kawasan Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku, itu disebut hanya sebuah salah paham. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Tribun Ambon/Alfino
Tiga oknum aparat keamanan Ambon usai perdamaian di Markas Pomdam Pattimura, Rabu (24/11/2021) malam. Oknum anggota TNI Prajurit Satu (Pratu) BIlly Kakisina akan diproses di kesatuan POMDAM XVI Pattimura.Sedangkan dua oknum polisi; Bripka Novie Sarioa (37) dan Bripka Zulkarnain Lou (35 tahun), diproses di Paminal Polda Maluku. 

TRIBUNWOW.COM - Video yang menunjukkan adegan adu jotos yang melibatkan satu orang TNI dan dua orang polisi lalu linas viral di media sosial pada Rabu (24/11/2021)

Perkelahian yang terjadi di Pos Lalulintas Mutiara, kawasan Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku, itu disebut hanya sebuah salah paham. 

“Kejadian ini sangat disesali, kenapa musti terjadi dan dari kejadian ini pula harus diambil hikmahnya, karena pengalaman adalah guru terbaik,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri, saat dijumpai di Sporthal Karpan, Ambon Kamis (25/11/2021), dikutip dari Tribun Ambon.

Baca juga: Sosok Suami Anggiat Pasaribu Bernama Bayu, Anggota TNI AD Pangkat Lettu, Waktu Itu Juga di Bandara

Baca juga: Fakta Viral Baku Hantam 2 Polisi dan Anggota TNI di Ambon, Berawal dari Pelanggaran Lalu Lintas

Dengan adanya kejadian ini, ia menyebut akan melakukan pendisiplinan kepada semua anggotanya. 

Hal itu, akan dilakukan baik di tataran kepolisian dan TNI wilayah Maluku. 

“Saya dengan Pangdam Pattimura sudah bertekad akan meningkatkan kedisiplinan anggota masing masing, agar kedepanya, hal seperti begini tidak terjadi lagi,” ucapnya.

Ia juga bersyurur bahwa kejadian ini tidak menyebabkan kedua instansi yang bertugas menjaga keamanan dan pertahanan ini menjadi terpecah. 

Menurut dia, ini berkat tindakan cepat dari pihak-pihak internal TNI dan polisi itu sendiri. 

“Saya sangat berterima kasih pada pejabat tinggi TNI/POLRI dalam mengambil langkah perdamian dengan segera mungkin, karena kalau tidak cepa, dapat membuat kita terpecah bela disini,” Pungkas Refdi.

Diketahui, oknum yang bertikai di pinggir jalan itu sudah melakukan mediasi damai.

Baca juga: Arteria Dahlan Merasa Lucu Ibunya Dilaporkan Ancam Keluarga Brigjen TNI: Jauh dari Akal Sehat

Damai keduanya setelah dilakukan mediasi di Markas Pomdam XVI Pattimura, Rabu (24/11/2021) malam.

Ketiga anggota yang terlibat baku hantam saling berjabat tangan didampingi sejumlah pejabat Kepolisian serta Kodam XVI Pattimura.

Kedua pihak menyebut hal ini sebagai kesalahpahaman belaka. 

Namun, Pangdam XVI Pattimura Mayjen Bambang Ismawan memastikan oknum TNI yang bertikai di pinggir jalan itu akan diproses untuk pendisiplinan. 

Meski sudah didamaikan, pihak anggota TNI tetap akan diperiksa oleh polisi militer (POM).

“Initinya masalah ini sudah diselesaikan  Rabu malam di Pomdam XVI Pattimura, dan ketiga anggota ini sudah saling bermaafkan dan berdamai,” terangnya.

“Iya hari ini, Pratu B.K  sedang menjalani pemeriksaan intensif di POMDAM XVI Pattimura dan nanti prosesnya di Polisi Militer,” ucap Pangdam di Karpan, Ambon, Kamis (25/11/2021).

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menampilkan aksi seorang prajurit TNI terlibat baku hantam melawan dua orang polisi.

Pada video berdurasi 19 detik yang beredar, nampak sang anggota TNI berkali-kali memukuli dua polisi yang menyerangnya.

Kedua polisi yang menyerang anggota TNI itu nampak sempat terjatuh seusai menerima tinju dari sang prajurit TNI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved