Breaking News:

Terkini Daerah

Rampok Uang Ratusan Juta dan Bunuh Satpam, Eks Karyawan Gudang Beraksi Seorang Diri, Ini Kata Polisi

Polisi akhirnya mengungkap kasus perampokan disertai pembunuhan di gudang rokok di Solo, Jawa Tengah.

TribunSolo.com/Fristin Intan Setiyawati
Petugas kepolisian melakukan olah TKP perampokan di Jalan Brigjen Sudarto nomor 220, Joyatakan, Serengan, Kota Solo, Senin (15/11/2021). 

S kabarnya dipecat karena melakukan tindakan indisipliner saat bekerja.

Pelaku disebut kerap membolos saat piket dan justru meminta korban menggantikannya.

Dipecat karena hal itu, pelaku pun menyimpan dendam kepada korban.

Pelaku tak terima karena korban melaporkannya ke atasan sehingga ia dipecat.

Kakak korban, Muh Ayub (35) mengatakan korban pernah diancam oleh pelaku.

"Pernah bilang diancam oleh tersangka saat cekcok mulut. Selain itu ada pesan WA akan dihabisi lewat depan dan belakang," ungkap Ayub, dikutip dari TribunSolo.com, Senin (22/11/2021).

"Ya cerita disuruh mewakili piket kalau pelaku tidak masuk. Dia (tersangka) karyawan lama sebelum adik saya yang baru bekerja selama satu setengah tahun."

Ditemukan Karyawan Lain

Kapolsek Serengan, Kompol Suwanto mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan karyawan gudang berinisial R.

Saat itu, R curiga karena mendapati gudang dalam kondisi tak dikunci.

"Saat saksi karyawan gudang dan satpam penganti akan masuk, mendapati gudang tidak dalam keadaan terkunci," terang Suwanto, dikutip dari TribunSolo.com, Senin (15/11/2021).

"Saat dicek korban posisi terlentang di lantai lobby gudang sudah meninggal."

Diperkirakan koban tewas sekira pukul 02.00 WIB.

Dugaan itu muncul karena petugas jaga akan melakukan laporan setiap satu jam sekali ke manajemen.

Namun, korban sampai pukul 03.00 WIB tak ada kabar.

Halaman
123
Tags:
PerampokanSoloPembunuhanSatpam
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved