Pembunuhan di Subang
Pengacara Yoris Komentari Kinerja Polres Subang Usut Kasus Pembunuhan Tuti dan Amalia, Ini Katanya
Lewat kanal seorang YouTuber, tim pengacara Danu dan Yoris mengomentari soal perkembangan kasus pembunuhan di Subang.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sudah tiga bulan berlalu, pihak kepolisian masih belum menetapkan pelaku pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat.
Terakhir pada Jumat (19/11/2021) kemarin, beredar kabar para saksi akan dipanggil polisi yang ternyata informasi tersebut tidak benar.
Hadir di kanal YouTube Heri Susanto, tim pengacara Danu dan Yoris mengomentari soal perkembangan kasus Subang.
Baca juga: Mahasiswa yang Viral Tiba-tiba Tegur Dedi Mulyadi Kini Minta Maaf, Bantah Pansos dan Telanjur Panik
Baca juga: Tim Pengacara Datangi Yoris di Rumah dan Bikin Heri Susanto Deg-degan, Ternyata Ini Alasannya
"Saya punya harapan dengan profesionalisme yang dimiliki oleh pihak kepolisian, untuk kasus di Subang ini bisa cepat terungkap," ucap YouTuber Heri Susanto ke tim pengacara, Minggu (21/11/2021).
Seorang perwaklian dari tim pengacara kemudian mengiyakan harapan Heri.
Tim pengacara dari Achmad Taufan Soedirjo (ATS) Law Firm mengaku percaya penuh terhadap kinerja pihak kepolisian, khususnya Polres Subang.
"InsyaAllah bismillah, kami dari tim kuasa hukum Danu dan Yoris, meyakini bahwa dalam hal ini, tim penyidik kepolisian resor Subang sudah bekerja dengan sangat baik," kata pengacara tersebut.
"Dalam waktu dekat ini mudah-mudahan cepat terungkap siapa pelakunya."
"Itu harapan kita semua," sambungnya.
Pengacara tersebut yakin jika dalam waktu dekat ini, penyidik polisi akan mampu mengungkap siapa pelaku pembunuhan.
Izin Ajak Danu
Kemudian Heri Susanto membahas soal aktivitasnya bersama Danu yang juga menjadi klien dari ATS Law Firm.
Heri meminta izin lantaran sering mengajak Danu untuk melakukan berbagai aktivitas.
"Saya juga mohon izin, saya sering mengajak Danu," kata Heri.
"Selama buat senang-senang dan kebahagiaannya Danu, silakan saja lah," jawab sang pengacara sambil tersenyum.
Simak videonya mulai menit ke-6.40:
Kades Minta Maaf soal Update Kasus Subang
Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa Jalancagak, Subang, Jawa Barat, Indra Zainal Alim sempat mencuatkan kabar soal adanya saksi terakhir yang diperiksa polisi beberapa hari lalu.
Dilansir TribunWow.com, setelah informasi itu sempat menghebohkan, polisi diketahui polisi hingga kini belum memeriksa saksi baru dalam kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu.
Sadar telah mengakibatkan kehebohan, Indra Zainal pun meminta maaf.
Ia mengaku tak mempunyai maksud apa pun terkait informasi keliru yang diungkapkannya itu.
“Judulnya mohon maaf mungkin diundur waktunya atau alasan yang lain karena saya pun dapat kabar dari orang lain,” ungkap Indra, dikutip dari TribunJabar.id, Sabtu (20/11/2021).
Ia mengaku tak bermaksud membuat konten prank untuk menipu banyak orang terkait kelanjutan kasus Subang.
Indra pun menyinggung hilangnya Yana yang sempat hilang misterius.
“Sekali lagi saya tidak ada niatan untuk membuat prank atau pun membuat gaduh pada semua netizen,”
“Tidak maksud utk prank seperti Yana dan bukan membuat gaduh tapi berbagi informasi,” katanya.
“Jadi kalau saya buat channel ini untuk keuntungan, kenapa tidak sejak awal kejadian saja, daripada saya tampil di channel lain gitu, tapi saya tidak seperti itu,” tandasnya.
Beredar kabar adanya saksi terakhir yang akan diperiksa polisi jelang penetapan kasus tersangka kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), di Subang, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, kuasa hukum Danu (21) dan Yoris (34), Achmad Taufan memastikan kliennya belum mendapat panggilan dari polisi.
Sebagai informasi, Danu dan Yoris merupakan saksi kunci yang sudah berkali-kali diperiksa polisi.
Danu bahkan sempat diperiksa secara maraton seusai mengaku menguras bak mandi di TKP.
"Kami sebagai kuasa hukum Yoris dan Danu tetap menunggu konfirmasi resmi dari penyidik, dan pagi tadi kami sudah konfirmasi ke penyidik dan disampaikan bahwa hari ini belum ada panggilan untuk klien kami, kita tidak cari cari info kemana mana," ucap Taufan, dikutip dari TribunJabar.id, Jumat (19/11/2021).
Baca juga: Sosoknya Masih Misterius di Kasus Subang, Rohman Hidayat Masih Ingin Banpol dan Danu Jadi Tersangka
Ia menyarankan masyarakat untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari kepolisian.
Pasalnya, beredar sejumlah kabar bohong terkait kasus ini.
"Kalo kami boleh usul kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat subang kita tunggu saja info valid dari polisi," katanya.
"Kami yakin penyidik Polres Subang sudah sangat bekerja keras dgn disupport dari Polda Jabar dan Bareskrim Polri untuk selesaikan kasus ini, jadi jangan terlalu kita panik dengan berita, sebelum polisi resmi menyampaikan hasil kerja kerasnya."
Sebagai informasi, Danu merupakan keponakan Tuti yang dianggap sebagai saksi kunci pembunuhan.
Sedangkan Yoris merupakan anak sulung Tuti sekaligus kakak kandung Amalia.(TribunWow.com/Anung/Tami)
Baca Artikel Terkait Pembunuhan di Subang Lainnya
Sebagian artikel ini diolah dari Tribun Jabar yang berjudul Jumat Ini Ada Saksi Terakhir Kasus Subang yang Diperiksa, Kades: Ada Saksi yang Tak Akan Pulang? dan Yosef Ingin Kasus Subang Terungkap Sebelum Hari Ke-100, Yoris dan Danu Fokus Lakukan Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/an-olah-tkp-tambahan-pada-senin-308.jpg)