Terkini Nasional
Sosok Teuku Tegar Abadi, Atlet PON yang Ditawari Kapolri Jadi Polisi, Sehari-hari Bantu Garap Ladang
Sosok Teuku Tegar Abadi, atlet lompat galah PON XX Papua 2021 menjadi sorotan karena prestasinya hingga terdengar oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Sosok Teuku Tegar Abadi, atlet lompat galah peraih medali emas PON XX Papua 2021 menjadi sorotan karena prestasinya hingga terdengar oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Prestasi yang membanggakan oleh Teuku Tegar Abadi pun membuatnya mendapat tawaran menjadi seorang polisi.
Penawaran itu disampaikan langsung oleh Listyo Sigit melalui video call.
Diketahui bahwa Teuku Tegar (23) merupakan atlet galah PON XX Papua 2021 asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Baca juga: Persipura Jayapura akan Kedatangan Top Skorer PON XX, Jacksen F Tiago: Harus Sepengetahuan Saya
Kaget Ditelepon Kapolri
Tegar mengaku kaget dan tidak menyangka saat dihubungi langsung oleh orang nomor satu di jajaran kepolisian tersebut, Sabtu (13/11/2021) kemarin.
Melalui video call itu, Kapolri menawarkan padanya untuk bergabung menjadi anggota kepolisian melalui jalur rekrutmen proaktif.
"Tidak menyangka, Kapolri yang telepon video," kata Tegar, saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Senin (15/11/2021).
Atlet yang berhasil memecahkan rekor juara lompat galah PON XX Papua 2021 itu pun menyambut baik tawaran Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk masuk menjadi anggota polisi.
"Dulu, kakek saya juga polisi pernah menjabat Kaposek Plumpang juga," katanya
Baca juga: Seusai Hedipo Gustavo, Persipura Jayapura Dapatkan Top Skorer PON XX, Patrich Wanggai Selanjutnya?
Siapkan Berkas
Tegar menyampaikan, saat ini dirinya sedang melengkapi berkas persyaratan dan dokumen pendaftaran masuk sebagai anggota polisi melalui jalur proaktif.
"Usai ditelepon Pak Kapolri, sekarang banyak mendapat telepon dari anggota Polda Jatim maupun Polres Tuban, untuk melengkapi dokumen administrasi mendaftar polisi," terangnya.
Tetap Bantu Orangtua Menggarap Ladang
Kini, sambil menunggu proses pendaftaran berkas persyaratan masuk Polri, atlet kelahiran 13 Desember 1998 tersebut sehari-harinya tetap membantu orangtua menggarap ladang dan terus berlatih.
Pemuda berdarah Aceh tersebut juga berharap, kelak masih bisa melanjutkan kiprah dan mengembangkan prestasinya menjadi atlet saat sudah diterima menjadi anggota kepolisian.
Sebelumnya, putra pasangan Mohammad Mochtar dan Nyak Daeng ini sempat ramai diberitakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kapolri-jenderal-polisi-listyo-sigit-prabowo-video-call-teuku-tegar-abadi.jpg)