Breaking News:

Viral Medsos

Fakta Viral Video Kericuhan di Tawangmangu, Warga Usir Pengendara Knalpot Brong, Ini Kata Polisi

Sebuah video memperlihatkan kericuhan warga yang disebut terjadi di daerah Cemoro Kandang, Tawangmangu, Karanganyar, viral. Ini faktanya.

TribunSolo.com/Istimewa
Cuplikan video warga setempat mengamuk di Cemoro Kandang, Tawangmangu, Minggu (14/11/2021). 

TRIBUNWOW.COM -  Sebuah video memperlihatkan kericuhan warga yang disebut terjadi di daerah Cemoro Kandang, atau daerah wisata Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah viral di media sosial.

Dikutip dari TribunSolo.com, kericuhan itu ternyata terjadi warga setempat mengamuk ke gerombolan anak motor yang datang ke Tawangmangu.

Seperti diketahui, kawasan tersebut juga berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Viral Bupati Banyumas Ingin KPK Beri Peringatan Dulu sebelum OTT Kepala Daerah, Ini Klarifikasinya

Pasalnya, mereka datang ke Cemoro Kandang dengan motor berknalpot brong, sehingga membuat suasana menjadi berisik.

Berikut fakta selengkapnya:

1. Kesaksian Warga

Warga Tawangmangu lantas menanggapi adanya video yang memperlihatkan kericuhan warga yang disebut terjadi di daerah Cemoro Kandang, atau daerah wisata Tawangmangu, Karanganyar, beredar di media sosial.

Warga bernama Nenik Kristiana warga Gondang RT 3 RW 12 Tawangmangu, Karanganyar mengatakan, aksi para pemotor berknalpot brong tersebut memang meresahkan.

Dia mengatakan, aksi tersebut memang mengganggu aktivitas warga.

Namun, soal penindakan tersebut bukan dari warga Tawangmangu.

“Kalau yang saya tahu yang tadi melakukan penindakan (terekam video) masyarakat dari Jawa Timur, kalau kita memang resah tetapi kita tidak maju sendiri," paparnya.

Dia mengatakan, warga Tawangmangu menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, soal pemotor yang meresahkan tersebut sering datang melalui jalur tikus.

Mereka menghindari pengawasan petugas kepolisian.

“Menurut saya sangat perlu ditindak," papar dia.

Baca juga: Fakta Viral Ribut Ojol Vs Mie Gacoan Kotabaru: Kronologi, Kata Polisi, hingga Reaksi Wakil Wali Kota

Dia mengatakan, kegiatan para pemotor yang menggunakan knalpot brong tersebut mengganggu apalagi di akhir pekan.

“Paling parah tadi pagi sampai sore, pengendara sepeda motor itu kumpul saingan geber-geberan per grup gitu, ngeri sepanjang jalan juga wor-woran,” tambahnnya.

Masyarakat Tawangmangu sangat terganggu dengan adanya pengendara knalpot brong dan berharap operasi sering digelar.

2. Kata Polisi

Kepada TribunSolo.com, Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko mengaku ada warga yang mengirim keluhan soal kedatangan gerombolan pemotor mengenakan knalpot brong.

Dari pesan yang dikirimkan, warga mengancam akan menindak mereka sendiri, bila polisi tak segera menertibkan.

Dalam sebuah video yang beredar, terlihat sejumlah pengendara motor berknalpot brong dikejar oleh beberapa warga menggunakan pentungan.

Beberapa pengendara akhirnya memutar balik kendaraannya.

3. Puluhan Diangkut Polisi

Di hari yang sama, puluhan sepeda motor wisatawan diangkut Satlantas Polres Karanganyar, Minggu (14/11/2021).

Motor tersebut diangkut menggunakan truk untuk diamankan ke Mako Satlantas Polres Karanganyar.

Dari pantauan TribunSolo.com di kawasan objek wisata Tawangmangu, ratusan kendaraan berkumpul di sana.

Terdengar suara knalpot yang digeber membuat bising lingkungan sekitar.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko mengatakan, ada puluhan aduan dari masyarakat yang diterima oleh Polres Karanganyar, baik melalui media sosial, Whatsapp, Instagram, maupun aduan langsung ke kepolisian terkait situasi Tawangmangu yang penuh dengan motor knalpot brong.

Berdasarkan aduan itu, mereka membuat kegiatan bersama Polsek Tawangmangu.

Program kegiatan ini bernama Polisi Hadir Siang Hari.

Baca juga: Fakta Viral Kurir Antar Sebutir Permen Seharga Rp 153 Lewati Hutan hingga Pegunungan, Ini Kata Kades

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Tawangmangu AKP Ismugiyanto bersama Unit pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali) Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Marindra.

Mereka bersama puluhan personel lainnya langsung melaksanakan penindakan dan penyekatan di wilayah Tawangmangu.

Hasilnya, kurang lebih puluhan motor dengan knalpot brong dan tidak memiliki surat lengkap diamankan.

Kemudian, dibawa ke Mako Satlantas Polres Karanganyar.

“Ada 61 sepeda motor yang ditahan, 31 berknalpot brong, 28 tidak membawa STNK dan 2 pengendara tidak membawa SIM,” jelasnya.

Motor yang diamankan tersebut dikenai sanksi tilang.

Mereka juga harus mengganti knalpot brong menjadi knalpot standar.

"Kegiatan ini merupakan komitmen Polres Karanganyar untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ungkap Kanit Turjawali Polres Karanganyar, Ipda Marindra.

"Silakan berwisata menikmati akhir pekan, namun dengan catatan, tetap sopan dan santun. Hormati masyarakat lain. Serta tetap disiplin protokol kesehatan," pungkasnya.

4. Putar Balik

Ratusan kendaraan berknalpot brong diminta putar balik oleh Polisi dari kawasan Objek Wisata Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (14/11/2021).

Rombongan motor yang menggunakan knalpot dengan suara keras tersebut dikeluhkan warga.

Suara knalpot mereka mengganggu masyarakat.

Melihat adanya aksi rombongan yang membuat masyarakat tidak nyaman tersebut, Polres Karanganyar bergerak.

Anggota Satlantas Karanganyar melakukan penertiban.

Mereka meminta ratusan kendaraan yang memakai kendaraan berknalpot brong tersebut putar balik.

Selain meminta untuk putar balik, ada sejumlah motor dengan knalpot brong yang disita kepolisian.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko membenarkan kejadian tersebut. Mereka mememang meminta pengendara yang meresahkan masyarakat untuk putar balik.

Kendaraan yang disita di Mapolres Karanganyar bisa diambil dengan cara mengganti knalpot brong dengan knalpot standar.

Pantauan di lapangan terlihat polisi juga mengedukasi masyarakat yang motornya disita ini.

"Kalau mau main ke Karanganyar tidak apa-apa, tetapi tolong pakai kendaraan yang sesuai standar," ujar petugas di lapangan.

Sebab, kendaraan yang mereka gunakan tersebut mengganggu masyarakat.

Sementara itu, pengendara knalpot brong Nur Alim dan Wisnu mengaku harus dijemput rekan mereka, sebab motor yang mereka pakai disita polisi. (*)

Baca berita Viral lainnya

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kesaksian Warga Soal Video Ricuh di Tawangmangu : Resah dengan Pengendara Knalpot Brong

Sumber: Tribun Solo
Tags:
KaranganyarJawa Tengahfakta viralViral VideoViralTawangmangu
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved