Vanessa Angel dan Suami Meninggal Dunia
Pengacara Yakin Ada Unsur Kesengajaan dalam Kecelakaan Vanessa Angel dan Bibi: Dia Buat Konten
Mantan pengacara mendiang artis Vanessa Angel, Milano Lubis, bersikeras adanya unsur kesengajaan yang dilakukan sang sopir, Tubagus Joddy.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Mantan pengacara mendiang artis Vanessa Angel, Milano Lubis, bersikeras adanya unsur kesengajaan yang dilakukan sang sopir, Tubagus Joddy.
Ia menyoroti kecerobohan asisten Bibi Andriansyah tersebut yang nekat merekam saat berkendara dengan kecepatan tinggi.
Oleh sebab itu, Milano tak puas dengan ancaman hukuman yang akan dijatuhkan pada Tubagus Joddy.

Baca juga: Menangis Vanessa Angel Tinggalkan Warisan untuk Keluarga, sang Ayah: Anak Itu Cerianya Luar Biasa
Baca juga: Tubagus Joddy Bukan Sopir Vanessa Angel, Adik Bibi Andriansyah: Kurang Tahu Kenapa Percaya sama Dia
Ditemui setelah acara doa bersama di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021), Milano menggelar konferensi pers bersama ayah Vanessa, Doddy Sudrajat dan ibu sambungnya, Puput Sudrajat.
Ia mengaku baru mendengar mengenai status Tubagus Joddy yang resmi dinaikkan menjadi tersangka.
Rupanya, Milano tak kaget lantaran sudah memprediksi hal tersebut sejak awal.
Bahkan, ia menilai adanya unsur kesengajaan yang dilakukan Tubagus Joddy, hingga sebabkan kecelakaan.
Milano menyinggung video InstaStory yang direkam Joddy 44 menit sebelum kecelakaan.
Dalam video tersebut, Tubagus Joddy memperlihatkan kepiawaiannya menggeber mobil dengan kecepatan tinggi.
"Dari awal saya bilang, kalau saya tidak setuju dengan adanya kekhilafan, adanya kelalaian, karena dengan dia membuat video itu, itu ada unsur kesengajaan," terang Milano dikutip dari kanal YouTube Mata AO, Kamis (11/11/2021).
"Karena dia membuat konten dengan kecepatan seperti itu, itu adalah unsur kesengajaan, menurut saya seperti itu," tegasnya.
Untuk itu, Milano akan mencari celah agar bisa mendakwa Joddy dengan pasal berlapis.
Ia akan mengumpulkan bukti-bukti yang bisa memberatkan pemuda asal Bogor, Jawa Barat tersebut.
Agar lebih menguatkan posisinya, Milano juga akan berkoordinasi langsung dengan pihak kepolisian.
"Pasti kita akan ajukan, malah kita akan koordinasi dengan Polda Jawa Timur."