Terkini Nasional
Bantah Legalkan Seks Bebas di Kampus, Nadiem: Kekerasan Seksual Itu adalah Secara Paksa
Publik akhir-akhir ini memperdebatkan soal Permendikbud 30/201 yang dianggap melegalkan seks bebas di lingkungan perguruan tinggi.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim tegas membantah dirinya telah melegalkan praktik seks bebas atau perzinaan di lingkungan perguruan tinggi.
Bantahan ini merespons pro kontra yang terjadi seputar Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.
Sejumlah pihak menilai peraturan tersebut dapat memfasilitasi perbuatan zina dan perilaku menyimpang (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).
Baca juga: Ngaku Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Pedofil di Batang Digerebek Warga saat Beraksi di Gubuk
Baca juga: Yosef dan Adiknya Masuk TKP 4 Jam seusai Danu dan Banpol Bersihkan Bak Mandi
Dalam acara Mata Najwa, Rabu (10/11/2021) malam, Nadiem menjelaskan secara sederhana apa yang dimaksud dengan kekerasan seksual.
"Permasalahannya adalah kekerasan seksual," kata Nadiem.
"Kekerasan seksual itu definisinya kekerasan adalah secara paksa."
"Apa itu secara paksa? Artinya tanpa persetujuan," tegas dia.
Nadiem menekankan bahwa Permendikbud Ristek Nomo 30 Tahun 2021 dibuat untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual.
"Kami di Kemendibudristek tidak sama sekali mendukung seks bebas, atau mendukung perzinahan, itu sama sekali tidak," kata Nadiem.
"Itu luar biasa terkejutnya saya waktu dituduh," sambungnya.
Kendati demikian Nadiem tetap menerima kritik dan masukan dari berbagai pihak.
Namun ia menegaskan tidak bisa menerima fitnah dianggap melegalkan seks bebas.
"Yang dilarang oleh Permendikbud ini hanya kekerasan seksual," kata Nadiem.
"Tolong masyarakat dengan sangat logis harus memilah isu ini," ujar dia.
Nadiem memaparkan, dirinya tetap menjunjung profil mahasiswa yang mengacu kepada Pancasila, termasuk keimanan terhadap ketuhanan yang maha esa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/3ogi-me2m-acara-mata-najwa-rabu-10112021-malam.jpg)