Breaking News:

Terkini Internasional

Indonesia-AS Gelar Pertemuan Bilateral Bahas 4 Hal Ini, Biden: Senang Bertemu Lagi, Presiden Jokowi

Jokowi dan Biden berunding dalam pertemuan bilateral yang membahas empat hal utama sekaligus berbagai isu internasional, keduanya ungkap rasa senang.

Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Atri Wahyu Mukti
BPMI Setpres/Laily Rachev via website Sekretaris Kabinet Republik Indonesia
Presiden Joko Widodo membahas sejumlah penguatan kerja sama Indonesia-Amerika Serikat dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, di Glasgow, Skotlandia, Senin (01/11/2021). Jokowi dan Biden berunding dalam pertemuan bilateral yang membahas empat hal utama sekaligus berbagai isu internasional, keduanya ungkap rasa senang atas terselenggaranya pertemuan tersebut. 

TRIBUNWOW.COM – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden membahas sejumlah penguatan kerja sama antara kedua negara pada Senin (1/11/2021).

Perundingan tersebut dilakukan dalam pertemuan bilateral di Scottish Event Campus (SEC), Glasgow, Skotlandia.

Presiden Joko Widodo melalui akun Instagram resminya @jokowi, membahas terkait pertemuannya dengan Joe Biden.

Dilansir TribunWow.com dari laman Instagram @jokowi, presiden berusia 60 tahun itu mengunggah foto saat sedang berbincang dengan pemimpin nomor satu di AS itu.

Pertemuan antara kedua negara disebutkan berlangsung selama satu jam dan membahas berbagai isu internasional.

Hal itu diketahui dari caption yang tertera pada postingan yang diunggah pada Selasa (2/11/2021).

"Saya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di Glasgow, Skotlandia, Senin kemarin, di sela pelaksanaan KTT COP26. Satu jam lamanya kami bertukar pikiran mengenai berbagai isu internasional, dari soal pandemi, perubahan iklim, demokrasi, sampai isu Myanmar dan Afghanistan.  Saya juga menyampaikan pernghargaan atas kerja sama dengan Amerika Serikat di bidang kesehatan selama pandemi, dari penerimaan stok vaksin melalui mekanisme dose-sharing, ventilator, obat-obatan teurapeutik, hingga alat kesehatan lainnya. Indonesia tertarik untuk menjadi bagian dari rantai pasok global di bidang kesehatan melalui pembangunan industri kesehatan Indonesia. Mengenai presidensi Indonesia di G20, saya sangat menghargai dukungan Amerika Serikat. Terima kasih Presiden Joe Biden," tulis @jokowi.

Sebelum memulai pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin negara itu sempat terlibat perbincangan singkat.

Joe Biden menyatakan bahwa Indonesia menjadi mitra strategis penting bagi AS dan menantikan lebih banyak kerja sama antar-negara.

“Ya, senang bertemu Anda lagi, Presiden,” kata Biden dalam transkrip percakapan yang dirilis oleh website resmi Gedung Putih.

Sebelumnya, Biden dan Jokowi bertemu dalam kegiatan KTT ASEAN yang digelar secara virtual dan juga pertemuan G20 serta COP26.

Baca juga: Momen Presiden Joe Biden Lupa Nama Perdana Menteri Australia saat Umumkan Pakta Keamanan Baru

Baca juga: Pemerintahan Joe Biden Digugat Negara Bagian Arizona atas Mandat Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya

Disebutkan oleh Biden, Indonesia dan AS telah bekerja sama dan dia mengaku sangat menikmatinya.

“Dan hari ini, saya menantikan untuk membangun lebih banyak lagi hubungan bilateral kami karena kami memiliki begitu banyak hal yang dapat kami kerjakan bersama dan begitu banyak kesamaan,” ujar Biden.

Presiden AS itu mengatakan kepada Jokowi, bahwa Indonesia sangat penting bagi negaranya dan menyebut kepemimpinan Jokowi di Indo-Pasifik pun begitu.

“Saya menantikan kepresidenan G20 yang sukses tahun depan.”

Tak hanya itu, Biden juga mengungkapkan kedua negara memiliki komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai demokrasi serta menghormati supremasi hukum dan ketertiban internasional.

“Dari mengatasi krisis iklim hingga mengakhiri pandemi Covid-19 hingga menegakkan kebebasan laut, tidak ada tantangan global saat ini yang tidak memanfaatkan kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat,” tambah Biden.

“Yah, sekali lagi, ada banyak hal untuk dibicarakan, tetapi saya mengambil terlalu banyak waktu. Saya menantikan percakapan hari ini dan melanjutkan hubungan kerja kami.”

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) lewat akun Twitter-nya, menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden yang resmi dilantik sebagai Presiden AS, pada Rabu (20/1/2021).
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) lewat akun Twitter-nya, menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden yang resmi dilantik sebagai Presiden AS, pada Rabu (20/1/2021). (twitter/@jokowi)

Mendengar ucapan Biden tersebut, Jokowi memberikan tanggapan dengan menyebutkan bahwa pertemuannya dengan Presiden AS itu adalah suatu kehormatan baginya.

Jokowi juga kembali memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Biden sebagai presiden.

“Presiden Biden, suatu kehormatan bagi saya untuk bertemu dengan Anda lagi. Selamat sekali lagi atas pelantikan Yang Mulia sebagai presiden,” kata Jokowi.

Biden pun tertawa sambil mengucapkan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih. Terima kasih telah mengakuinya,” ucapnya.

Jokowi lantas mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia dan AS dapat membangun hubungan kerja sama yang lebih kuat.

“Saya percaya, di bawah kepemimpinan Yang Mulia, kita dapat lebih memperkuat kerja sama kita,” tukas Jokowi.

“Saya menghargai kepemimpinan Presiden Biden dalam berbagai isu global, perubahan iklim, energi hijau, Covid-19, dan demokrasi,” tambahnya.

Ungkapan apresiasi atas kerja sama kedua negara terkait vaksin Covid-19 juga diutarakan oleh Jokowi.

“Perkenankan saya menyampaikan apresiasi atas kerja sama kita selama pandemi melalui mekanisme pembagian dosis dimana saya menerima 13,4 juta dosis vaksin dan 1.000 unit ventilator, obat terapeutik, dan peralatan medis lainnya. Sekali lagi terima kasih.”

“Suatu kehormatan. Terima kasih,” jawab Biden.

Percakapan singkat tersebut kemudian berlanjut pada pertemuan bilateral antara kedua negara.

Sebagaimana dikutip dari Press Release yang diterbitkan dalam website resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, terdapat empat hal yang dibahas dalam pertemuan itu.

Baca juga: Joe Biden akan Umumkan Langkah Baru Penanganan Covid-19 Jelang Pertemuan dengan PBB

Baca juga: 90 Menit Bicara Lewat Telepon, Xi Jinping dan Joe Biden Bahas Asal Usul Virus Covid-19

Pesiden Jokowi mengapresiasi kerja sama yang dilakukan antara Indonesia dengan AS selama pandemi Covid-19.

Pada pembahasan pertama, Indonesia menghargai kerja sama bidang kesehatan selama pandemi, mulai dari penerimaan stok vaksin melalui mekanisme dose-sharing, ventilator, obat-obatan teurapeutik, hingga alat kesehatan lainnya.

Jokowi juga mengatakan bahwa Indonesia tertarik untuk menjadi bagian dari rantai pasok global di bidang kesehatan, melalui pembangunan industri kesehatan Indonesia.

Kedua, Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya untuk memperkuat kerja sama ekonomi terutama dalam pengembangan ekonomi hijau.

Menurutnya, Indonesia dapat menjadi mitra kerja sama ekonomi yang handal.

Pembahasan ketiga adalah terkait perubahan iklim, di mana Jokowi menekankan komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon.

Indonesia telah menunjukkan hasil yang baik dalam menurunkan tingkat deforestasi secara signifikan dan tingkat kebakaran hutan yang berada pada titik paling rendah dalam 20 tahun.

“Saya akan restorasi hutan bakau hingga 600 ribu hektare dalam tiga tahun ke depan. Ini akan menjadi konservasi hutan mangrove terbesar di dunia,” kata Jokowi.

Tak hanya itu, dalam sektor energi, Presiden Jokowi menyebutkan telah mencanangkan transformasi Indonesia menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau.

Jokowi juga mengajak AS untuk melakukan investasi pada energi baru dan terbarukan termasuk pengembangan ekosistem mobil listrik dan baterai lithium.

“Saya harapkan dukungan AS melalui investasi yang mempercepat transisi energi, khususnya teknologi rendah karbon,” imbuhnya.

Terakhir, mengenai Presidensi G20 Indonesia, Presiden Jokowi sangat menghargai dukungan AS terhadap presidensi Indonesia yang mengambil tema “Recover Together, Recover Stronger”.

Dalam masa presedensi tersebut, Indonesia ingin mendorong kerja sama konkret di sejumlah sektor utama, seperti memastikan transisi digital yang inklusif bagi pertumbuhan dan pembangunan, mendorong investasi dan alih teknologi rendah karbon yang terjangkau, serta keuangan inklusif khususnya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perempuan, dan kelompok rentan.

“Kita harus jadikan G20 relevan tidak saja bagi anggotanya, tapi juga bagi dunia utamanya negara berkembang,” ucap Presiden Jokowi.

Selain itu, kedua Kepala Negara juga melakukan tukar pikiran mengenai berbagai isu internasional, antara lain demokrasi, Myanmar dan Afghanistan.

Pertemuan kedua Presiden ini dilakukan dengan sangat hangat dan bersahabat berlangsung selama satu jam. (TribunWow.com/Alma Dyani P)

Berita Terkini Internasional lain

Tags:
IndonesiaAmerikaJoe BidenJoko WidodoJokowi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved