Breaking News:

Terkini Daerah

Kasus Penjual Jamu Tewas di Blitar Terungkap, Suami Muak Selalu Dipameri Foto Mesra dengan Pria Lain

Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita penjual jamu di Blitar yang tewas bersimbah darah di kamarnya.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.COM/Asip Hasani
Pelaku pembunuhan wanita tukang jamu di Blitar dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Blitar, Sabtu (30/10/2021). Pelaku yang tak lain adalah suaminya sendiri mengaku cemburu karena istrinya berselingkuh dengan pria lain, Senin (1/11/2021). 

Namun, EN selama ini belum pernah meminta cerai.

"Saya itu tidak pernah tidur malam. Maksudnya menghindari tahu hubungannya itu setiap hari lewat hp itu. Biar tidak mendengar," ujar S.

Sebelumnya, EN ditemukan tewas bersimbah darah di ranjang kamar rumahnya di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada Kamis (7/10/2021) lalu.

Ketika itu, S terbangun dari tidurnya di ruang tengah di depan televisi.

Lantaran tak bisa membendung cemburu, S bergegas ke dapur mengambil alat yang biasa digunakan istrinya untuk menumbuk ramuan jamu.

Baca juga: Fakta Nenek 80 Tahun Dianiaya dan Dirampok sang Cucu, Pelaku Ngaku Butuh Uang Buat Susul Istri

Diketahui, korban dan pelaku sudah pisah ranjang sejak 8 bulan lalu.

S juga mengakui bahwa sebelum pisah ranjang dirinya jarang melakukan hubungan suami istri dengan korban.

Namun, ia membantah terkait kabar bahwa dirinya mengalami gangguan seksual.

Lebih lanjut, saat di rumah ia sering mendapati istrinya sibuk berkomunikasi dengan pria lain di depannya.

Menurutnya, EN  sengaja membuanya mengetahui pembicaraan mesranya dengan pria lain.

Hingga pada suatu malam, S terbangun dari tidurnya dan bergegas mengambil alu yang digunakan untuk menumbuk jamu sang istri.

Jasad EN ditemukan oleh sang anak berinisial R yang baru saja pulang kerja.

Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, S mengaku sakit hati oleh perkataan EN pada sore hari sebelum kejadian ketika S lupa mematikan pompa air.

"S mengaku cacian korban pada sore harinya itu membuat dirinya sakit hati. Sehingga waktu terbangun dini harinya tersangka teringat lagi kejadian itu," tutur Adhitya.

Namun, penganiayaan yang dilakukan S terhadap istrinya sebenarnya merupakan akumulasi dari permasalahan rumah tangga yang sudah lama akibat hadirnya pria lain.

Baca juga: Sosok Pelaku yang Tembak Mati Komandan Intel TNI di Pidie, Pakai Senapan Serbu Habisi Korban

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/4
Tags:
Kasus PembunuhanPembunuhanBlitarJawa Timur
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved