Pembunuhan di Subang
Ini Alasan Jawaban Danu ke Polisi soal Pembunuhan Tuti dan Amalia Kerap Berubah
Perhatian polisi terkait kasus pembunuhan Tuti dan Amalia kini tak lagi tertuju ke Yosef dan Mimin, melainkan kepada Danu.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Beberapa hari belakangan ini, Muhammad Ramdanu alias Danu (21) menjadi pusat perhatian publik karena diperiksa lagi soal kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).
Sosok Danu sendiri sebelumnya sempat menjadi perhatian karena pengakuannya membantu polisi di tempat kejadian perkara (TKP).
Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo mengiyakan jika kliennya beberapa kali memberikan pernyataan berbeda kepada penyidik pihak kepolisian.
Baca juga: Terungkap Danu Sempat Injak Alat Bukti, Pengacara Beberkan Sosok Ini Minta Bersihkan Bak Mandi TKP
Baca juga: Sosok Oknum yang Minta Saksi Masuk ke TKP Kasus Subang, Dikenali Danu, Sering Terlihat di Tempat Ini
Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Achmad menjelaskan ada alasan tersendiri mengapa Danu memberikan keterangan yang berbeda-beda kepada penyidik polisi.
"Danu ini kan usianya masih 21 tahun, sehingga hidupnya mengalami peristiwa seperti ini sangat beratlah, itu yang dirasakan Danu," ucap Achmad di Subang, Minggu (31/10/2021).
"Akibatnya, banyak satu dua pertanyaan dari penyidik Danu jawab A setelah itu berubah lagi menjadi B, karena memang kondisi Danu yang usia segitu sudah mengalami kasus berat," katanya.
Kendati demikian, Achmad menegaskan jika pertanyaan yang diajukan oleh penyidik semuanya sudah terjawab.
Dalam pemeriksaan lanjutan pada Jumat (29/10/2021), penyidik fokus kepada peristiwa di mana Danu diminta masuk ke TKP oleh oknum yang disebutnya polisi pada satu hari setelah jasad Tuti dan Amalia ditemukan.
Bahkan, Danu mengaku kenal dengan oknum tersebut.
"Kalau dalam pernyataan Danu mengenal yah, karena oknum ini memang sering di Polsek Jalancagak," kata Pengacara Danu, Achmad Taufan Soedirjo di kanal Youtube Heri Susanto pada Jumat, (30/10/2021).
Pemeriksaan Danu yang memakan dua hari di Polres Subang itu, disebut lebih banyak membahas tentang kegiatan Danu disekitar hari kejadian pada Rabu (18/8/2021).
Namun, di hari kedua pemeriksaan, polisi fokus kepada peristiwa Danu masuk ke TKP, pasalnya gegara hal itu jejak Danu banyak ditemukan di TKP.
"Terkait oknum yang katanya polisi atau banpol, ini lebih menekankan di situ tadi," katanya.
Dia pun menjelaskan bahwa Danu diminta masuk ke TKP dan membersihkan bak yang ada di dalam rumah TKP.
Sebagai informasi, jasad kedua korban diduga dimandikan sebelum dimasukkan ke bagasi mobil Alphard.