Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Dikemudikan Sosok Misterius, Kaca Mobil Alphard Milik Korban Kasus Subang Terbuka saat Dipindahkan

Keterangan saksi mengatakan melihat kaca mobil Alphard di bagian sopir terbuka sedikit, meskipun pihaknya mengaku tidak menyaksikan sosok pengemudi.

Kolase Tribu Jabar / Dwiki, Istimewa via Tribun Jabar, dan TribunJabar.id/Dwiky Maulana
Foto kanan: Polisi berada di lokasi kejadian pembunuhan Tuti dan Amalia di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021). Keterangan saksi mengatakan melihat kaca mobil Alphard di bagian sopir terbuka sedikit, meskipun pihaknya mengaku tidak menyaksikan sosok pengemudi. 

TRIBUNWOW.COM – Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya, membeberkan pengakuannya terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Saksi tersebut melihat langsung mobil Alphard milik keluarga Tuti Suhartini (56) dan Amalia Mustika Ratu (23) sempat dipindahkan.

Namun, pihaknya menyebut tidak menyaksikan sosok pengemudi yang ada di dalam mobil tersebut.

Kondisi dan situasi lokasi kejadian ditemukannya jasad ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Jumat (27/8/2021).
Kondisi dan situasi lokasi kejadian ditemukannya jasad ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Jumat (27/8/2021). (Istimewa via Tribun Jabar)

Baca juga: Masih Merasa Kehilangan Tuti dan Amalia, Ini Kebiasaan Yoris saat Ingat Korban Kasus Subang

Baca juga: Kades Jalancagak Ingin Pertemukan Yoris dan Yosef, Keluaga Korban Kasus Subang Masih Renggang?

Diketahui mobil Alphard warna hitam itu adalah tempat di mana jasad Tuti dan Amalia ditemukan pada 18 Agustus lalu.

Keduanya menjadi korban pembunuhan oleh pelaku yang hingga saat ini belum juga ditentukan.

Ketika itu, jasad Tuti dan Amalia ditemukan dalam keadaan tertumpuk di bagasi mobil Alphard yang terparkir di rumahnya di Desa Ciseuti, Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, meskipun tidak bisa melihat sosok pengemudi mobil, saksi tersebut mengatakan kaca di bagian sopir mobil Alphard terbuka sedikit dan tidak terbuka sepenuhnya.

"Saya gak melihat, gak fokus kesitu juga cuman saya ngeliat kebuka sedikit saja, abis itu saya ngalihkan lagi pandangan," ucap saksi mata itu saat diwawancara Tribun, Selasa (26/10/2021).

Kepolisian disebutkan sudah memanggil saksi tersebut untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus Subang.

Tak berhenti di sana, saksi itu juga sebelumnya menyatakan, bahwa dia melihat mobil Alphard milik Tuti tersebut parkir dengan cara mundur dari arah jalan raya.

Peristiwa terjadi saat dia sedang menaiki angkot dari arah Sagalaherang menuju Jalancagak pada 18 Agustus 2021, tepat pukul 06.30 WIB.

Angkot yang ditumpanginya sempat berhenti mendadak karena terhalang mobil Alphard yang bergerak mundur dari rumah TKP pembunuhan Subang.

"Mobil Alphardnya lagi mundur dari atas ke arah jalan raya terus kan ngalangin mobil angkotnya, abis itu saya fokus lagi main hp," ungkap saksi.

Kasus pembunuhan Tuti dan Amalia hingga saat ini sudah memasuki hari ke-70.

Pernyataan para saksi semakin banyak bermunculan, memberikan petunjuk hingga titik terang untuk bisa segera mengungkap pelaku yang bertanggung jawab.

Tetapi, banyaknya keterangan oleh berbagai pihak yang berbeda terkait kasus Subang, juga bisa membuat pemberitaan menjadi semakin simpang siur.

Terlebih lagi, selama penyelidikan kasus Subang dilakukan, sudah banyak asumsi liar dan opini yang berkembang di masyarakat.

Hal itu ditanggapi oleh Yoris (34), anak Tuti sekaligus kakak Amalia, yang menyinggung tentang pihak-pihak yang mengatasnamakan keluarga ibunya dalam kasus Subang.

Diketahui pihaknya kini sudah secara resmi didampingi tim kuasa hukum dari Achmad Taufan Soedirjo (ATS) dan Partner.

Yoris mengaku dalam hal memberikan keterangan yang berkaitan dengan keluarganya, dia sudah mempercayakan sepenuhnya kepada tim kuasa hukum.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved