Breaking News:

Terkini Internasional

Mantan Mata-mata Sebut Mohammed bin Salman Psikopat, Pernah Ingin Bunuh Pemimpin Arab Saudi

Mantan intelijen Arab Saudi mengatakan putra mahkota Mohammed bin Salman adalah psikopat tanpa empati dan pernah sebut ingin membunuh Raja Abdullah

AFP/Bandar al Jaloud/Palacio Real Saudi
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). Mantan intelijen Arab Saudi mengatakan putra mahkota Mohammed bin Salman adalah psikopat tanpa empati dan pernah sebut ingin membunuh Raja Abdullah dalam wawancara televisi AS pada Minggu (24/10/2021). 

Dia menggambarkan MBS, pewaris takhta Arab Saudi berusia 36 tahun, sebagai "psikopat tanpa empati" yang "tidak merasakan emosi dan tidak pernah belajar dari pengalamannya."

Sejumlah skandal bermunculan sejak MBS berkuasa, yang membuatnya dikutuk oleh kubu Demokrat dan memunculkan semakin banyak Republikan.

Pada Oktober 2018 lalu, jurnalis Washington Post yang berbasis di AS, Jamal Khashoggi, dibunuh di konsulat Saudi ketika berada di Istanbul, Turki.

Hingga saat ini, masih belum ditemukan siapa yang bertanggung jawab atas kematian kritikus pemerintah Saudi tersebut.

Baca juga: Arab Saudi Akhirnya Izinkan Kembali Ibadah Umrah bagi Jemaah Indonesia, Begini Ketentuannya

Baca juga: Arab Saudi Putuskan Kuota Haji Terbatas untuk Jemaah Domestik dan Ekspatriat, Ini Kata Menteri Agama

Terdapat banyak perdebatan di mana pemerintah Saudi mengatakan, agen rahasia telah membunuh Khashoggi ketika mereka berusaha membujuknya untuk kembali ke negara mereka.

Sementara itu, pejabat Turki mengklaim bahwa agen tersebut dikirim oleh pejabat tinggi pemerintahan Saudi.

Dilansir dari The Guardian, Aljabri mengatakan dirinya telah diperingatkan oleh seorang rekan pada 2018 lalu, bahwa tim pembunuh dari Saudi sedang menuju ke Kanada untuk menghabisinya.

Itu terjadi seusai peristiwa pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul.

“Jangan berada di dekat misi Saudi mana pun di Kanada. Jangan pergi ke konsulat. Jangan pergi ke kedutaan,” kata Aljabri mengulang ucapan rekannya.

Beberapa detail dan dugaan kronologi pembunuhan atas Khashoggi yang dirinci dalam litigasi AS dan Kanada telah dilaporkan.

MBS disinyalir mengetahui tentang operasi pembunuhan Khashoggi tersebut, meskipun telah dibantah.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved