Pembunuhan di Subang
Jenazah Tuti Teridentifikasi oleh Kepala Desa Jalancagak karena Ciri Ini, Jasad Amalia Sempat Dicari
Kepala Desa Jalancagak, Indra Zaenal buka suara soal kronologi penemuan jenazah ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
Indra Zainal langsung bergegas meninggalkan kantor desa dan menuju ke TKP.
Begitu sampai di TKP, rumah Tuti dan Amalia itu sudah banyak didatangi warga dan sudah dipasang garis polisi.
Petugas kepolisian saat itu tampak sibuk untuk olah Tempat Kejadian Perkara, menyelidiki soal laporan adanya perampokan.
Sebagai Kepala Desa, Indra Zainal pun diizinkan untuk masuk ke halaman rumah korban melewati garis polisi.
Rupanya, pihak kepolisian menemukan adanya jenazah di bagasi mobil lantaran kaki Tuti Suhartini sempat menyembul keluar dari bagasi.
Indra Zainal pun diminta untuk memastikan sosok jenazah yang ada di dalam bagasi.
"Kemudian, datang seorang anggota polisi, menanyakan Pak Kades hafal tidak kaki siapa itu?," ucap Indra Zainal mengutip pertanyaan dari polisi.
Hanya dengan melihat kaki jenazah Tuti, Indra Zainal mengaku langsung lemas.
Pasalnya, ia tahu persis bahwa itu adalah Tuti Suhartini.
"Saya lemas langsung, karena saya hafal sekali kalau itu kaki Ibu Tuti."
"Maklum dari kecil saya diurus beliau, makanya saya hafal betul kalau itu kaki beliau," imbuh Indra Zainal.
Melihat hal tersebut, kakak-kakak Tuti yang hadir di TKP langsung menangis histeris.
Kakak-kakak Tuti saat itu khawatir dengan nasib Amalia Mustika Ratu.
Pasalnya, ketika itu yang ditemukan lebih dulu adalah jasad sang ibu.
"Uwak Lilis nangis, Uwak Yeti datang, mereka menanyakan Amel," ucap Indra Zainal.
Baca juga: Senang Kasus Pembunuhan di Subang Dikawal Banyak Pihak, Keluarga Beri Catatan kepada Konten Kreator
Baca juga: Sosok yang Kawal Kasus Subang sejak Awal, Kades Jalancagak Ungkap Hubungannya dengan Tuti