Breaking News:

Terkini Daerah

Turuti Candaan Teman Kos, Pengantin Baru di Bangka Bunuh Istrinya Sendiri

Baru menikah satu bulan, Rafli tega membunuh istrinya sendiri seusai merasa cemburu dan emosi.

Bangkapost.com/Yuranda
M Rafli (kaki diperban) dan Apoy, keduanya tersangka kasus pembunuhan Ella Andini, digiring menuju ruang konferensi pers, di Polres Bangka Selatan, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Muhammad Rafli (30) sempat menghilang seusai mencekik istrinya sendiri Ella Andini (24) hingga korban tewas.

Jasad korban ditemukan oleh keluarganya di kediamannya yang beralamat di Kecamatan Toboali, Bangka Selatan (Basel), Bangka Belitung, Rabu (20/10/2021) sore.

Rafli mengaku teringat akan anjuran temannya untuk menghabisi sang istri.

M Rafli diperiksa Penyidik Satreskrim Polres Bangka Selatan, Kamis (21/10/2021) malam . Rafli diduga membunuh istrinya sendiri Ella Andini yang baru dinikahi satu bulan yang lalu.
M Rafli diperiksa Penyidik Satreskrim Polres Bangka Selatan, Kamis (21/10/2021) malam . Rafli diduga membunuh istrinya sendiri Ella Andini yang baru dinikahi satu bulan yang lalu. (Kolase Istimewa via Bangkapos.com dan Facebook)

Baca juga: Terungkap Rafli Mencekik Ella seusai Berhubungan Suami Istri, Emosi karena Sikap Mertua dan Cemburu

Baca juga: Habisi Istri setelah Berhubungan Badan, Suami Pengantin Baru di Bangka Ternyata Konsumsi Narkoba

Dikutip TribunWow.com dari BANGKAPOS.com, Sabtu (23/10/2021), korban dan pelaku beberapa kali cekcok sebelum pembunuhan ini terjadi.

Pada suatu ketika Rafli sempat kepergok merampas harta milik istrinya yang ternyata digunakan untuk membeli narkoba, judi hingga minuman keras.

"Karena mengetahui suaminya mengkonsumsi sabu, istrinya mengusir suaminya tersebut. Kemudian tersangka ngekos bersama temannya Apoy," kata Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan.

Setelah diusir korban, pada 19 Oktober sekira pukul 16.00 WIB pelaku mendatangi rumah istrinya.

Saat itu ia membawa makanan dan mengobrol dengan sang istri.

Pada momen itu, sang istri meminta untuk bercerai dengan pelaku.

Rafli saat itu kembali ke indekosnya untuk curhat ke teman kosnya.

"Kemudian M Rafli ini kembali ke kosan dan curhat ke temannya Apoy. Temannya ini menanggapi dengan candaan sudah matikan saja. Sebelum menghabisi nyawa istri, tersangka juga mengkonsumsi narkoba dan pada saat kabur hasil tes urine positif," ungkap AKBP Joko Isnawan.

Seusai curhat, pelaku kembali ke rumah korban dan tidur seperti biasa di rumah.

Kemudian Rabu (20/10/2021) pukul 08.00 WIB pagi bangun tidur, mereka melakukan hubungan suami istri.

Setelah berhubungan badan, pelaku membaca chat istrinya dengan lelaki lain.

Seketika suaminya langsung emosi dan bertengkar.

"Pelaku kepikiran saran dari temannya tersebut dan seketika mencekik korban hingga meninggal dunia. Setelah dicekik pelaku keluar sekitar pukul 10.00 WIB, dari kamarnya pamitan dengan saudaranya untuk mengantarkan paket," ungkap AKBP Joko Isnawan.

Saat kabur dari TKP, Rafli membawa motor dan handphone korban.

Pelaku juga mengajak Apoy untuk mengantarnya ke Pangkalpinang.

Saat perjalanan, Rafli menceritakan kepada rekannya itu telah menghabiskan nyawa istrinya.

Sesampainya di Koba, Bangka Tengah pelaku menjual HP korban ke konter senilai Rp11 juta.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved