Persib Bandung
Debut Kocak Penggawa Muda Persib Bandung di Laga Vs Bhayangkara FC: Masuk, Peluit Panjang, Menang
Debut penggawa muda Persib Bandung, Mario Jardel di Liga 1 2021 dapat dikatakan sebagai debut kocak.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Atri Wahyu Mukti
Dikutip TribunWow.com dari laman fansbase @Persib.football.club, Passos memutuskan untuk meninggalkan sementara Persib Bandung dikarenakan akan mengikuti kursus kepelatihan lisensi C AFC di Bali.
Bahkan ia dipastikan absen mendampingi skuad Persib Bandung hingga pekan ke-10 melawan Persipura Jayapura, Sabtu (30/10/2021).
Absennya Luizinho Passos mendampingi skuad Persib Bandung dipercaya sedikit banyak dapat mempengaruhi performa para penjaga gawang Maung Bandung.
Pasalnya, buah tangan dingin sosok Luizinho Passos terbukti mampu membuat penjaga gawang Maung Bandung tampil impresif.

Kini, salah satu anak asuhnya di posisi kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam tengah berada dalam performa terbaiknya.
Teja berhasil menampilkan performa terbaiknya setelah melakoni debut pada pekan ke-5 Liga 1 2021 kontra Persikabo 1973
Tak hanya itu, penampilan konsisten Teja Paku Alam sukses menghantarkan Maung Bandung menuntaskan laga kontra sang pemuncak klasemen, Bhayangkara FC di pekan ketujuh Liga 1 2021.
Teja sukses mencatatkan cleansheet dan memutus rekor hasil minor Maung Bandung di Liga 1 2021.
Sosok dibalik apiknya performa Teja Paku Alam di bawah mistar Maung Bandung ialah Luizinho Passos.
Lisensi Luizinho Passos Memaksanya Berubah Tugas Menjadi Video Analisis
Dilansir TribunWow.com dari Persib.co.id, Persib Bandung mendaftarkan Gatot Prasetyo sebagai pelatih kiper untuk Liga 1 2021/2022.
Keputusan tersebut diambil mengingat Lisensi kepelatihan Luizinho Passos saat itu tidak sesuai dengan regulasi baru yang ditetapkan.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono menjelaskan, bukan hal mudah mengambil keputusan terkait hal itu.
Apalagi, waktu yang ada sangat sempit menjelang bergulirnya kompetisi.
Padahal, Passos sudah ada di Indonesia selama lima tahun dan berperan memunculkan beberapa nama kiper untuk Tim Nasional Indonesia.